September 21, 2021
Pendidikan

Tinggal Menunggu Instruksi dari Disdikpora, SMP N 1 Amlapura Siap Laksanakan Sistem BTM

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 1 Amlapura terus melakukan berbagai persiapan menuju sistem Belajar Tatap Muka (BTM) di tahun ajaran 2020 – 2021. SMP N 1 Amlapura sendiri memiliki 30 ruang kelas terdiri dari kelas 7 sampai kelas 9 dan masing-masing memiliki 10 ruang kelas. Dimana setiap kelasnya berisi 28 sampai 32 siswa. “Sekenario BTM di tengah pandemic Covid-19, Kami  akan membagi proses belajar mengajar menjadi 5 sip dalam sehari. Dimana untuk menghindari penyebaran Covid-19, per-kelasnya Kami isi 16 siswa yang sebelumnya berjumlah 32 siswa,” ujar Kepala sekolah SMP N 1 Amlpura I Komang Suweca ketika ditemuai di ruang kerjanya Senin (28/12/2020).  

Suweca menambahkan, sebernya pihaknya telah siap menggelar sistem belajar  BTM, dan tinggal menunggu  intruksi dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Karangasem saja.

Sistem belajar tatap muka dan belajar cara daring tetap dilaksanakan. Dan tadi pagi sudah di laksanakan simulasi. Pembelajaran yang diterapkan sip pertama hanya dapat mengikuti 2 mata pelajaran yakni selama 2 jam. “Begitu sip pertama pulang, berselang 40 menit sip berikutnya  datang ke sekolah. Ini bertujuan agar siswa yang pulang dan datang tidak bertemu. Siswa yang sip pertama sampai di rumah tetap mengikuti pembelajaran cara daring,” ungkap Suweca.

Dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, begitu siswa sampai di sekolah langsung dilakukan pengecekan suhu tubuhnya, jika suhu tubuhnya di atas normal 37, 5 derajat, maka  siswa tersebut langsung dipulangkan untuk istirahat. Selain itu siswa juga diwajibkan untuk selalu disiplin cuci tangan dan juga memakai masker.

“Selama mengikuti BTM siswa tidak diperbolehkan bersentuhan dan berkerumun, serta dengan pengawasan oleh guru-guru. Da setiap guru hanya mengajar 1 mata pelajaran. Dan ruang kelas setiap hari sebelum mulai belajar dan sebaliknya akan dilaksanakan penyemprotan cairan desinfektan,” imbuhnya.

Ditambahkan, pihaknya masih menunggu persetujuan dari semua orang tua siswa, jika ada orang tidak memberikan ijin, pihaknya tidak memaksa. Memang ada beberapa orang tua siswa menanyakan kapan dilaksanakan belajar tatap muka. Bilamana ketika akan diberlakukan BTM pada tahun ajaran baru 2020 – 2021 pada tanggal 4 Januari 2021, diharuskan melakukan rapid tes terlebih dulu, pihaknya pun mengaku siap.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Ngurah Kartika saat dihubungi via telepon mengatakan, pelaksanaan sistem BTM tersebut harus mendapat ijin dari bupati. “Terkait hal itu Kami sedang melakukan pendataan jumlah sekolah yang sudah siap melakukan sistem Belajar Tatap Muka (BTM) tersebut,” ujarnya seraya menambahkan bahwasannya pihaknya mengaku sangat berhati-hati sekali dalam penerapannya, karena jangan sampai menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments