January 26, 2021
News

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Mas Sumatri Buka Rembuk Pendidikan Tahun 2021

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Sektor pendidikan merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas manusia Indonesia di samping sektor kesehatan dan ekonomi.  Pemkab Karangasem secara berkelanjutan memberikan perhatian serius untuk memajukan pendidikan. Agar pendidikan khususnya di Kabupaten Karangasem dapat bersaing dengan kabupaten lainnya, bahkan di tingkat nasional, Bupati Mas Sumatri berupaya memenuhi standar-standar mutu meningkatkan pendidikan di daerahnya. Hal tersebut disampaikan Mas Sumatri saat membuka rembuk pendidikan tahun 2021 di Aula Sabha Widya Praja Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangsem, Kamis (14/1/2021).

Untuk Gugus inti hadir secara langsung tatap muka di Aula Sabha Widya Praja Disdikpora. Sedangkan sekolah di luar gugus inti mengikuti rembuk pendidikan melalui zoom meeting. Bupati Mas Sumatri menegaskan, beberapa langkah nyata yang telah digariskan kepada Disdikpora Kabupaten Karangasem. Di antaranya, menganggarkan Rp. 29 milyar lebih untuk memperbaiki berbagai sarana dan prasana pendidikan, seperti memperbaiki ruang belajar, membangun ruang kelas baru, menata halaman sekolah maupun untuk melengkapi berbagai sarana keperluan sekolah. Namun karena banyaknya sekolah yang harus ditangani, tentu masih banyak yang belum terjangkau.

Dari segi penanaman karakter siswa, Pemkab Karangasem menganggarkan Rp 177 juta lebih untuk membina mental siswa agar memiliki karakter  yang baik serta memiliki daya saing yang tinggi dalam mengisi kemerdekaan. Untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, agar bisa menyekolahkan putra putrinya, baik SD, SMP , Kejar P aket A,B,C, total anggaran Rp. 10 milyar dalam bentuk program KKC. “Untuk sertifikasi guru, selalu diupayakan, agar terbayar dan bila ada masalah segera mencari solusi walaupun harus menghadap pemerintah pusat, demi terbayarnya uang sertifikasi bapak ibu guru,” tegasnya. Selain dana sertifikasi, pemerintah daerah juga telah menganggarkan tunjangan kinerja para guru dengan total anggaran sebesar Rp. 22 milyar lebih.

Sementara itu, Kadisdikpora I Gusti Ngurah Kartika melaporkan, Rembuk Pendidikan adalah kegiatan tahunan yang rutin dilakukan. Kegiatan ini merupakan praMusrenbang bagi Dinas Pendidikan. Tujuannya adalah untuk menggali informasi tentang apa yang dilakukan dan merencanakan apa yang akan dilakukan. Selain itu , untuk menyamakan persepsi antara Dinas dengan Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat. Kegiatan ini juga bertujuan menyampaikan pagu indikatif agar bisa direncanakan di tahun 2022 supaya dapat diusulkan dan sekaligus bisa mendapatkan bantuan.

Gusti Ngurah Kartika menyampaikan, rebuk pendidikan dirancang dalam dua gelombang. Pertama, dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021, di empat kecamatan yakni; di Kecamatan Karangasem, Sidemen, Kubu dan Kecamatan Bebandem. Sementara untuk gelombang kedua, dilaksanakan tanggal 15 Januari 2021 di Kecamatan Selat, Rendang, Manggis, dan Kecamatan Abang. *** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments