November 3, 2026
News

Bermaksud Menyelamatkan Mertua, Sang Menantu Justru Meregang Nyawa

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Dua penumpang KMP Marina Primera  dua penumpang kapal yang bertolak dari pelabuhan Lembar Lombok Barat NTB, menuju pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, menceburkan diri ke tengah laut pada Jumat (12/2/2021), pukul 16.30 Wita. Menurut pengakuan Sang Mertua, menantunya spontanitas menceburkan diri karena ingin menyelamatkan dirinya yang lebih dulu jatuh ke laut. Namun takdir berkata lain, justru Menantunya meregang nyawa. Hal itu diungkapkan Kapolsek Padangbai Kompol I Made Suadnyana saat dikonfirmasi Tim Cahayamasnews.com, Sabtu (13/2/2021).

Kapolsek Padangbai berhasil menghimpun keterangan dari ABK Adrian Parera, disampikan pada pukul 14.25 Wita KMP Marina Primera berangkat dari Pelabuhan Lembar menuju pelabuhan Padangbai, setelah kapal berlayar kurang lebih pukul 16.30 Wita, di seputaran laut Nusa Penida, tiba-tiba terdengar suara teriakan. Setelah dilakukan pengecekan ternyata ada 2 orang penumpang berjenis kelamin perempuan sudah berada tercebur ke laut. Kemudian ABK berusaha menolong dengan cara melemparkan Baju Pelampung, namun sayang  korban tidak bisa meraih baju pelampung tersebut. Akhirnya para ABK Kapal mempunyai inisiatif untuk menolong korban dengan cara melompat ke laut dan akhirnya kedua korban berhasil dievakuasi ke atas kapal.

“Ketika diperiksa oleh ABK bagian kesehatan, korban atas nama Siti sudah dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan korban atas nama Noni dalam keadaan lemas depresi,” ungkap I Made Suadnyana seraya menambahkan dari pemeriksaan bahwa kedua korban diketahui sama-sama dari Jawa Barat, dan keduanya tidak membawa identitas. Setelah kapal menyandar ABK lantas menghubungi petugas pelayaran darat PT. Jembatan Nusantara untuk selanjutnya melaporkan hal ini ke pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai.

Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, dipimpin langsung Kapolsek melaksanakan tindakan dan koordinasi dengan pihak kesehatan pelabuhan, dan setelah dilakukan pemeriksaaan oleh tim kesehatan Pelabuhan Padangbai, kemudian korban Noni (depresi) dan selanjutbya dikirim menggunakan Ambulance menuju Puskesmas 1 Manggis. Sedangkan jenasah Siti di bawa ke rumah sakit Karangasem dengan mobil jenasah.

Lebih lanjut Kapolsek I Made Suadnyana, menurut kesaksian korban selamat Noni mengaku seperti ada yang mendorong dari belakang, padahal tidak ada orang di belakangnya. “Masak saya mau bunuh diri,” ungkapnya. Sedangkan korban Siti (menantu) saat itu sedang menelpon dan begitu melihat mertuanya jatuh ke laut, sepontan ikut menceburkan diri menolongnya, namun tidak kuat menahan beban mertuanya dan akhirnya dia meninggal. Setelah kondisi kesehatan sudah pulih, korban Noni pun dipulangkan untuk mengurus jenasah korban bersama keluarga. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!