
Bupati I Gede Dana Membuka Rapat HLM, TPID Kab. Karangasem
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengadakan rapat High Level Meeting (HLM) tahun 2021 bersama TPID atau Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Karangasem, dengan menghadirkan dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernandi Wiranda deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Propensi Bali, bertempat di wantilan kantor bupati Senin (8/3/2021). Acara yang dibuka langsung Bupati Karangasem I Gede Dana, juga turut dihadiri Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa, Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini, Sekda I Ketut Sedana Merta serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasen.
Bupati Karangasem I Gede Dana dalam sambutannya menyampaikan, dengan diadakan rapat ini sebagai langkah awal pemerintahannya. “Ke depannya saya mohon dukungan bapak dan ibu untuk mewujudkan visi misi saya yaitu Nangun Sat Kertih Loka Bali melalui pola pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru,” ujarnya seraya berharap TPID di Kabupaten Karangasem agar bisa bersinergi dengan intansi terkait dan stekholder serta pemangku kepentingan untuk mewujudkan visi-misi pembangunan yang menjadi arah kebijakan pembangunan Karangasem sebagai pelaksanaan pola pembangunan semesta berencana. Yakni membangun pertanian yang tangguh dan mandiri dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani dan nelayan serta mengembangkan sektor ekonomi dan budaya secara konprehensif dan terintegrasi dengan mengacu pada program prioritas yaitu di bidang pangan sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta pariwisata.
Gede Dana menambahkan sejalan dengan tugas dari Tim Pengendalian Imflasi Daerah (TPID) kebijakan kami di Karangasem dalam 5 Tahun ke depan adalah bidang pertanian. Dimana arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan pangan mulai dari hulu ke hilir berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk kebutuhan krama Karangasem, tentu dengan melakukan penelitian dan pengembangan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian dalam rangka kedaulatan pangan Karangasem, memetakan potensi pertanian seperti: kacang tanah, kacang merah dan jagung.
Perkebunan seperti : salak, jambu mente dan kelapa, pertemakan seperti : sapi, babi, ayam dan kambing, kelautan seperti tangkapan ikan nelayan dan perikanan seperti : gurami, nila, dan lele di Kabupaten Karangasem. Juga memetakan dan mengembangkan potensi industri pengerajin arak tradisional. Kemuduan program yang mendukung peningkatan kedaulatan pangan dengan melalui kedaulatan beras. Mengembangkan pertanian taman gumi banten. Mendorong pemanfaatan secara optimal tanah perkarangan, lahan kosong, dan lahan tidak produktif untuk ditanami tanaman sayuran, buahbuahan, bunga untuk mendukung kebutuhan upakara yang sesuai dengan kondisi geografls melalui pemanfaatan teknologi produksi.
Pengembangbiakan dan pengembangan untuk pelestrian tanaman langka. Mendorong program refltalisasi subak lestari atau subak abadi, tegasnya. Sementara Rizki Ernandi Wiranda Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menyampikan, pihaknya ingin mengingatkan di akhir Maret tahun 2021 ini, di masing-masing kabupaten/kota harus menyertakan atau melaporkan formulir mengenai kegiatan TPID di tahun 2020. *** Cahayamasnews.com/Tim-01









Facebook Comments