September 10, 2026
News

Ciptakan SDM yang Handal dan Profesional Hadapi Bencana, Bupati Gede Dana Buka Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Pelatihan ini sangat penting dilaksanakan, karena letak geografis Kabupaten Karangasem banyak ketinggian dan perbukitan. Melalui pelatihan pertolongan di ketinggian, diharapkan akan tercipta SDM yang handal dan profesional sehingga nantinya di saat menghadapi kondisi sesunggunya, di manapun dan kapan pun para peserta pelatihan potensi SAR sudah siap. Demikian disampaikan oleh Bupati I Gede Dana saat membuka Pelatihan Potensi SAR Teknik Pertolongan di ketinggian (vertical rescue), Selasa (27/4) di Jalan Pantai Jasri Kelod, Desa Jasri, Kelurahan Subagan Kecamatan/Kabupaten Karangasem.

Gede Dana juga menyampaikan kegiatan pelatihan ini di tengah pandemi, Gede Dana menyarankan kepada pelaksana pelatihan agar memperhatikan protokol kesehatan. Semoga pelatihan ini berjalan dengan lancar serta ilmunya nanti dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Gede Darmada menegaskan, Basarnas tidak dapat bekerja sendiri.

Karena itu diperlukan dukungan dan sinergitas yang solid bersama potensi SAR, baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat dan organisasi potensi SAR lainnya. Dengan pelatihan potensi SAR ini, Basarnas dan Pemprov Bali, khususnya Kabupaten Karangasem bersepakat untuk menjalin kerjasama dalam menyiapkan SDM yang mumpuni di bidang SAR, terutama tehnik pertolongan di ketinggian. “Basarnas senantiasa secara aktif melakukan pembinaan potensi SAR pada wilayah kerjanya masing-masing,” ungkapnya.

Materi pelatihan lanjut Bupati Gede Darmada disesuaikan dengan potensi bahaya di masing-masing daerah. Musibah bisa terjadi di mana dan kapan saja, serta dapat menimpa siapa saja. Maka masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan SAR, dan pada kesempatan ini adalah teknik pertolongan di ketinggian. “Mari bangun pemahaman agar setiap orang siap siaga menghadapi berbagai musibah. Dengan demikian akan tercipta budaya SAR yang dapat membantu dan bahkan turut menyelamatkan jiwa manusia,” ungkapnya.

Kegiatan ini digagas Basarnas (Badan Search and Rescue Nasional) atau Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai unsur potensi SAR Karangasem. Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karangasem, Dandim 1623/Karangasem, Kabag ops Polres Karangasem, Kepala Pelaksana BPBD Kab.Karangasem, Kepala Dinas Sosial Kab.Karangasem, Danramil 1623 -01/Kota, Wakapolsek Karangasem, Bakamla Karangasem dan Camat Karangasem. ** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments

error: Content is protected !!