September 10, 2026
News

DPRD Karangasem Respon Cepat, Begitu Dapat Laporan Langsung Turun ke Lokasi

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Begitu mendapat laporan dari Ketua Komite Sekolah Dasar Negeri (SD N) 2 Ulakan, Kecamatan Manggis, I Nyoman Mudana, bahwa bagian plafon tiga ruang kelas sekolah jebol (rusak). Anggota DPRD I Nyoman Semadi yang merupakan Dapil Kecamatan Manggis langsung turun ke lokasi guna mengecek dari dekat kondisi sekolah yang dilaporkan tersebut, Selasa (27/4/2021).

Pada kesempatan itu I Nyoman Semadi ditemani oleh Ketua Komite SD N 2 Ulakan, melihat – lihat kondisi ruang kelas yang dimaksud. Seijin Ketua Komisi II  setelah melihat kondisi ruang belajarnya memang mendapati bagian plafon terbuat dari bahan bide dan menggunakan rangka kayu, jebol serta kondisi struktur kap bagunan yang sudah tidak layak, kondisi ini dapat  mengancam keselamatan anak didik dan tenaga pengajar.

“Dalam waktu dekat kami di komisi akan merencanakan mengagendakan, untuk memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Karangasem untuk mengelar rapat kerja. Kita agendakan memanggil Disdikpora, terkait infrastruktur sekolah yang ternyata banyak Sekolah Dasar yang kondisinya memprihatinkan,” ujar Nyoman Semadi politisi asal Pesedahan seraya berharap semoga dapat  diperjuangkan anggarannya, dan menjadi atensi Dinas Pendidikan Kabupaten, sedapat mungkin di tahun 2021 ini bisa direhab, mengingat hampir semua ruang kelas sekolah tersebut kondisinya sama.

Sementara ketua Komite SD N 2 Ulakan I Nyoman Mudana juga mengungkap hal sama bahwa kondisi sekolah utamanya ada tiga ruang kelas mengalami jebol bagian plafon. Mudana menambahkan bangunan sekolah itu pernah direhab pada tahun 2000. Dan sekarang kondisinya tidak bisa digunakan, selain plafon dari bide dengan rangka kayu itu jebol, kap-nya juga terlihat sudah lapuk dimakan rayap. “Saya berharap pihak pemerintah segera memperhatikan sekolah itu, untuk segera diperbaiki. Karena melihat kondisi bangunan yang letaknya di areal kebun kelapa sehingga kondisinya agak lembab, jangan sampai setelah memakan korban baru diperbaiki,” tegasnya.

Kepala Sekolah SD N 2 Ni Kadek Wisnayani saat dikonfirmasi mengatakan, plafon pada ruang kelas tersebut jebol pada awal bulan April 2021 lalu.  Sekolah SD N 2 Ulakan memiliki 6 ruang belajar.  Dimana, tiga ruang mengalami kerusakan bagian plafon jebol, dan rangka kap tampak lapuk. Hasil koordinasi  bersama guru – guru dan bersama komite, disepakati tiga ruang tersebut tidak bisa dipakai mengingat kondisi kerusakan cukup parah. Jadi hanya tiga ruang saja yang kami gunakan dengan cara bergilir (Shif). “Kondisi itu sudah kami laporkan ke Dinas Pendidikan, dan berharap secepatnya direhab,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika mengatakan,  melihat kondisi anggaran Pemerintah Daerah sebagian besar anggarannya direfocusing untuk penanganan Covid-19. Pada tahun 2020 sendiri sebenarnya memang sudah ada rencana untuk dilakukan perbaikan terhadap sekolah yang mengalami kerusakan tapi karena anggaran direfocusing, sehingga tidak semua bisa dilakukan perbaikan hanya beberapa sekolah saja bisa diperbaiki, itupun yang bersifat darurat saja. “Terkait kondisi sekolah – sekolah yang saat ini mengalami kerusakan pihaknya berharap agar bisa dianggarkan melalui DAK,” terangnya.

“Mari bersama – sama  berdoa mudah – mudahan  di tahun 2022, virus corona ( Covid-19) ini melandai dengan adanya vaksinasi, sehingga dengan begitu tentunya anggaran untuk penanganan Covid-19 bisa berkurang dan perbaikan sekolah bisa dianggarkan melalui APBD. Namun akan  tetap kita berjuang melalui dana pusat (DAK),” jelasnya. ** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments

error: Content is protected !!