News

Punya Riwayat Sakit Paru-Paru, Seorang Guru Tiba-tiba Meninggal di Jalan Mimba, Padangbai.

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Seorang guru tiba-tiba jatuh pingsan saat berjalan di Jalan Mimba tepatnya di depan Balai Budaya Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem Jumat, (11/6/2021) pukul 19.50 Wita. Atas peristiwa tersebut warga di sekitar dibuat kaget.  Korban yang diketahui bernama I Wayan Nirta (59) berasal dari Cekik Tabanan, dan kini tinggal di Banjar  Tojan Tegal, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Kapolsek Wilayah Pelabuhan Padangbai Made Suadnyana saat dikonfirmasi Sabtu, (12/6/2021) mengatakan, menurut keterangan saksi anggota Polsek Manggis AIPDA Dwi Widia Widiarto kebetulan tidak bertugas. Saksi berangkat dari Asrama Polsek Manggis menuju rumah I Nyoman Suastika dan kebetulan melalui Jalan Mimba dan sesampainya di depan Balai Masyarakat, Desa Padangbai menemukan seorang laki – laki tergeletak di tengah jalan.

Kemudian saksi bersama seorang warga memindahkan ke warung di pinggir jalan. Selanjutnya saksi Dwi Widia Widiarto menyampaikan kejadian tersebut kepada anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, kebetulan sedang tugas di pintu masuk pelabuhan, laporan kejadian juga disampaikan kepada tim kesehatan Pelabuhan Padangbai.

Kapolsek menambahkan saksi juga sempat melakukan pertolongan cara menekan – nekan dada korban, namun menurut pengamatan saksi, korban sudah tidak bernafas. “Kami juga telah mengirimkan anggota ke lokasi kejadian/peristiwa dengan petugas kesehatan Pelabuhan Padangbai untuk memeriksa, kemuadian petugas merujuk korban untuk selanjutnya menuju Pukesmas 1 Manggis,” ujarnya.

Menurut salah satu saksi Gede Wira petugas karantina pertanian yang kantornya bersebelahan dengan tempat kejadian, bahwa korban  I Wayan Nirta memang sering menitipkan kendaraan di kantor karantina pertanian, selanjutnya korban menyeberang menuju Pelabuhan Lembar, NTB, lalu dengan berjalan kaki menuju penyebrangan. “Korban diketahui bekerja sebagai guru di Kabupaten Lombok, NTB. Serta sejak lama memang kerap menitipkan kendaraan di kantor karantina,” terang Made Suadnyana.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh  petugas kesehatan Dr. Paramarta di Puksesmas 1 Manggis,

Menyampaikan, bahwa korban telah meninggal dunia. Penyebabnya belum dapat dipastikan. Tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian anak korban dating ke puskesmas tersebut. Menurut penjelasan anak korban, bahwa bapaknya memang memiliki riwayat penyakit paru – paru serta rutin melaksanakan pengobatan setiap bulannya.

“Pihak keluarga telah menerima atas kejadian tersebut, dan menolak untuk dilakukan visum dalam, kemarin jenasah korban telah di bawa ke rumah duka,” jelas Kapolsek Wilayah Pelabuhan Padangbai. *** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments