September 10, 2026
News

Ditengah Pandemi  Covid 19, Perajin tak Pernah Berhenti Berkarya

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Walaupun pandemic covid 19 masih melanda dunia namun Wayan Dapit tidak pernah berhenti untuk berkarya, meski  baru lima bulan  belakangan ini mulai ada orderan dari pengepul di Tegalalang, Gianyar kerajinan asesoris setengah jadi. Menurut warga  Banjar Malet yang menggeluti usaha souvenir ini saat ditemui dirumahnya Minggu(15/08/2021) mengatakan, souvenir setengah jadi yang dikerjakan seperti asesoris berbentuk kucing dengan motif yang bervariasi dan bentuk lainnya sesuai pesanan. Hasil produknya ini  dikirim kepengepul di Desa Tagalalang Gianyar

Terkait dengan harga perbiji  ia mematok harga sesuai dengan ukuran.Kalau seperti yang dikerjakan sekarang ini hanya Rp 4 ribu  sudah termasuk bahan . Dalam  lima hari sudah selesai dikerjakan.Dia mengakui sebelum pandemic pesanan untuk setengah jadi bisa  ribuan, namun baru lima bulan ini hanya  200 biji, namun rutin.Dia mengakui sangat berimbas terhadap usaha kerajinan.Walaupun ada  orderan  namun sedikit”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan,situasi seperti sekarang ini tetap memilih bertahan menjadi pengrajin ya terus berkarya mengisi hari-hari membuat produk kerajinan model baru  sesuai orderan.Bentuknya unik  dan bernilai seni  tinggi membuat kerajinan ini tak hanya diminati pasar ke Pasar ekspor oleh pengepul kebanyakan dikirim ke Austalian maupun Eropa.Ditangan Dapit kayu albesia diolah menjadi kerajinan landscape  kebanyakan berupa binatang. Sebelum membuat  diberikan contoh  yang sudah jadi,”jelasnya.

Dikatakan  Dapit ,untuk membuat kerajinan  ini  menghabiskan waktu sekitar  lima hari ,itu   tergantung dengan tingkat kerumitannya dan juga bisa lebih.Disamping berupa  kucing , juga ikan berbagai motif “Sebisa mungkin seperti aslinya yang dibuat walaupun setengahjadi”katanya.

Lanjut Dapit menambahkan sekitar 90 persen warga Malet bergelut di bidang kerajinan, disamping sebagai petani maupun pedagang. Sedangkan untuk pengepulnya ada dari Tampaksiring maupun Tegalalang, hal ini sudah dilakoni sejak puluhan tahun,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!