October 23, 2021
News

Tak Kuat Menahan Rasa Sakit, WNA Asal Canada Nekat Akhiri Hidupnya dengan Menyayat Urat Nadinya

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Akibat tak lagi kuat menahan sakit yang diderita Warga Negara Asing (WNA) bernama Luc Bilqudeau  (61 tahun) asal Negara Canada memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara menyayat urat nadinya pada kedua tangannya. Peristiwa tersebut terjadi Senin (20/9/2021) pukul 09.00 wita di rumah milik Wayan Sudiasna, di Dusun Luhur, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem. 

Saat dikonfirmasi Kapolsek Wilayah Padangbai Kompol I Made Suadnyana membenarkan telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara  menyayat urat nadi tangan kanan dan kiri. Menurut keterangan di tempat kejadian bahwa saksi Sabrina Andrea (41 tahun) asal Muncen juga tinggal sementara bersama korban di kediaman I Wayan Sudiasna. “Saksi yang juga merupakan pacar korban berniat menemui korban di kamarnya. Namun  saksi menemukan korban berada di dalam kamar mandi dalam kondisi pembuluh darah di kedua tangannya telah tersayat,” ujar Kapolsek Kompol I Made Suadnyana.

Melihat hal itu, kemudian saksi (Sabrine) menghubungi pelapor (Nisa)  diminta datang menemui dirinya dan menyampaikan bahwa saksi menemukan korban tidak sadarkan diri dengan luka di bagian pembuluh darah tangannya, sehingga pelapor mendatangi Saksi dan Korban ke TKP serta menemukan hal yang sama. Sehingga pelapor memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, jelasnya.

Dari identifikasi petugas Kesehatan dan Unit Inafis Polres Karangasem bahwa diduga korban bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi dengan pena pada lengan kiri dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Kemudian luka sayatan dengan Lebar 1 cm dan panjang 7 cm. Juga ditemukan luka sayatan pada kaki kanan dan kiri panjang kurang lebih 5 cm.  Selanjutnya  mayat korban dikirim ke RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat memiliki riwayat oprasi saraf kejepit, dan tak sanggup menahan rasa sakit pasca oprasi, sehingga menyebabkan depresi dan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu,” ungkap kapolsek. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments