
Tingkatkan Kualitas Keterampilan dan Kemampuan Anggota, Pasukan Damkar Karangasem Diberi Teknik Penyelamat Korban
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Seluruh pasukan Damkar Kabupaten Karangasem diberikan pelatihan keterampilan penyelamatan korban yang terkena musibah. Pelatihan diberikan oleh Basarnas Karangasem, bertempat di Pos Sar Kabupaten Karangasem di Jari. Kepala Dinas Damkar Katangasem I Nyoman Siki Ngurah saat ditemui di Pos Induk Karangsokong Rabu (2/2/2022), mangatakan, semenjak nomenklatur menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Selain menjadi penjinak api juga memiliki tugas penyelamatan.
Dengan memiliki fungsi itu, jadi lebih fokus memberikan pelatihan keterampilan penyelamatan korban terkena musibah, seperti penyelamatan korban yang jatuh ke jurang dan sumur. “Pembekalan pelatihan keterampilan penyelamatan kali ini kami bekerjasam dengan Basarnas Pos Karangasem, sejak awal Januari 2022 lalu dan diberikan tiap seminggu sekali pada hari Kamis,” ujar Siki Ngurah.
Pelatihan keterampilan penyelamatan, materi yang diberikan seperti cara simpul tali temali dengan benar, cara turun tebing dengan benar. Siki Ngurah menambakan pelatihan terus kami galakan setelah mendapat pelatihan di Basarnas, setiap sore selalu memantapkan latihan yang telah di berikan. Namun diakui sarana perasarana pada fungsi penyelamatan tidak ada pendukungnya yakni saprasnya salah satunya tali dan tandu termasuk mobil rescue. Sebab sebelumnya ketika pasukan/petugas Damkar melakukan penyelamatan seperti evakuasi ular dan sarang tawon karena tidak ada mobil rescue terpaksa menggunakan mobil damkar, menurutnya tidak sesuai dengan fungsinya.
“Kami mengharapkan bapak Bupati memberikan perhatian sarana tugas penyelamatan yakni bantuan anggrannya. Begitu juga peralatan kelengkapan dalam melakukan evaluasi kebakaran salah satunya baju untuk petugas pemadam kebakaran tampak sudah lasuh karena telah makan waktu,” harapnya.
Siki Ngurah kembali menambahkan Dinas Damkar dan Penyelamatan memiliki 50 petugas, 38 orang ditempatkan di Pos Karangsokong dan 12 Orang ditempatkan di Pos Selat. Siki mangaku selama ini pos induk yang di karangsokong status masih meminjam sedangkan Kantor Pusat sebagai tempat administrasi terdiri dari 37 pejabat & staf administrasi berada di Jalan Untung Surapati di nilai kurang luas dan saat hujan sering kebanjiran.
“Dalam menjalankan tugas Armada dan petugas yang ada di Karangsokong juga pernah mengalami kesulitan ketika terjadi kebakaran. Saat waktunya pasar sedang ramai memang agak terganggu saat mengeluarkan armada, terangnya.
Menurutnya staf dan petugas seharusnya jadi satu tempat sehingga memudahkan koordinasi dan pengawasan. Padahal pihaknya telah mengusulkan pindah gedung, sesuai telahan staf yang sudah diajukan ke bupati tgl 21 Desember 2021. Gedung yang paling pas yaitu Exs Dinas Koperasi. “Gedung ini menurut kami yang paling representative, sehingga mudah-mudahan Bapak Bupati memberikan gedung tersebut, sehingga kita punya Mako Damkar,” harapnya. *** Cahayamasnews.com-Hms-Tim=01.









Facebook Comments