September 10, 2026
News

Hadiri Pembukaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap IV Tahun 2022, Ny.Putri Koster Sebut Kelihatan Kecil Berdampak Besar

PEMPROV BALI (CAHAYAMASNEWS). Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny.Putri Koster membuka secara resmi pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap IV Tahun 2022, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Jumat (6/5). Mengawali arahannya, Ny.Putri Koster menyampaikan bahwasannya Pameran IKM Bali Bangkit yang digelar sepanjang tahun oleh Dekranasda Provinsi Bali, tampaknya seperti kegiatan kecil namun sesungguhnya berdampak sangat besar. Kegiatan ini tidak hanya menggerakkan ekonomi  Bali tetapi lebih daripada itu yaitu menjaga warisan budaya yang diwariskan para leluhur yang  salah satunya adalah kain tenun endek.

Lebih jauh, wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri menyampaikan, bahwasannya kain tenun endek ada dan menyebar di seluruh kabupaten/kota di Bali dengan kekhasannya masing-masing. Orang Bali sejak dulu sudah menenun, menjual, dan memakai kain tenun endek. Namun kita lalai dalam menjaganya. Ada pola ataupun perilaku kita yang jika kita biarkan akan membuat suatu saat kain tenun endek tidak lagi menjadi milik  Bali.

“Pola yang sering kita lakukan salah satu contohnya kita  menyeragamkan endek, baik motif maupun warna untuk seragam, padahal kita ketahui kain tenun endek itu limited edition, handmade dan warnanya dicelup dengan warna alami. Motif bisa sama tetapi warna tidak dapat persis sama. Lalu hal yang terjadi adalah ketika kita ingin menyeragamkan sesuatu tetapi tenaga kerja tidak siap, akhirnya kita mencari alternatif yang mampu mengerjakan sesuai keinginan kita dan  akhirnya sudah berjalan puluhan tahun kain tenun kita ditenun di luar Bali,” ujarnya .

Mestinya kain tenun tradisional dibuat di mana tenun itu lahir dan dibuat di daerah asalnya sendiri. Kain tenun ditenun sebanyak banyaknya di Bali sehingga tenaga kerja akan terserap lalu dijual di Bali maupun  keluar Bali, bahkan ke  seluruh dunia jika memungkinkan. Hal ini akan memperkuat perekonomian Bali, menyerap tenaga kerja dan mempertahankan warisan budaya.

“Namun  sebaliknya, jika kita masih saja berperilaku “bunuh diri” maka kita akan kehilangan endek kita karena dikerjakan di mana-mana, pasar kita hilang, kekuatan ekonomi berkurang dan perajin kita  pelan-pelan akan mati suri lalu menghilang. Untuk itu kita harus bersinergi, bekerja bersama sama menjaga warisan leluhur yang diwariskan nenek moyang kita. Kita tumbuhkan kembali kesadaran bersama, kita kembali pada tatanan yang membuat kita sejahtera,” tegasnya.

Pada bagian lain, seniman multi talenta ini juga mengingatkan, selain kain tenun endek, Bali juga sangat terkenal dengan aksesoris berbahan emas ataupun perak. Namun belakangan banyak diproduksi perhiasan yang berbahan alpaka, yang kualitasnya sangat jauh dari bahan  emas dan perak. Untuk itu, Bunda Putri mengajak kembali menggunakan aksesoris berbahan emas dan perak, sehingga  bisa mempertahankan kualitasnya.

Tujuan pelaksanaan  pameran tidak hanya semata-mata untuk berdagang atau menjual produk IKM, tetapi lebih kepada wahana atau tempat untuk mengedukasi, mengawasi, membimbing, dan mengarahkan para perajin sesuai dengan tugas dari  Dekranasda untuk mengawasi situasi karya kerajinan di Provinsi Bali agar jangan sampai hilang, jangan sampai jatuh dan tidak terpelihara.

“Saya mengajak mari bersama-sama membeli dan memakai kain tenun, sehingga pasar menggeliat, produksi terangkat dan para generasi muda kita sebagai penerus warisan leluhur  mau menenun kembali. Kita gelorakan semangat “Dari Bali, Oleh Bali, untuk Dunia, sehingga kita bersama  akan sejahtera,” harapnya.

Pembukaan Pameran IKM Bali  Bangkit Tahap IV Tahun 2022   turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali Ny. Widiasmini Indra, Ketua Dekranasda  Kabupaten Gianyar Ny.Surya Adnyani Mahayastra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta, anggota TP PKK dan Dekranasda  Provinsi Bali serta organisasi lainnya. *** Cahayamasnews.com-HmsPemprov=Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!