
Bupati Bangli Terima Kunjungan Badan Riset dan Inovasi Nasional di Desa Selulung Kintamani
BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Kunjungan kerja Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU, bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa, dalam rangka Program Kemitraan Pendampingan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Bangli yang dipusatkan di Kantor Desa Selulung Kintamani, pada Kamis (26/1/2023).
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta,SE, didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, S.St.,Par., yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bangli,menerima langsung Deputi Badan Riset dan Inovasi Daerah DR.Yovi, Dekan FKIK Universitas Warmadewa dr. IGN Anom Murdana, SpFK., OPD terkait dilingkungan Pemkab Bangli, Camat Kintamani serta masyarakat setempat.
Dekan FKIK Universitas Warmadewa dr. IGN Anom Murdana, SpFK., dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah dalam rangka membantu penanggulangan stunting di Kabupaten Bangli, khususnya di Kecamatan Kintamani. Selain program penurunan stunting, kegiatan juga dipadukan dengan promosi pariwisata dan hasil pertanian, mengingat kintamani merupakan salah satu daerah pertanian dan tujuan wisata terbaik di pulau Bali.
“Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat serta pengembangan pariwisata di Kabupaten Bangli,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Bangli dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada FKIK Universitas Warmadewa serta Badan Riset dan Investasi Nasional yang telah bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan Kemitraan Pendampingan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Bangli. Bangli merupakan Kebupaten yang berada ditengah pulau Bali, dan satu- satunya Daerah yang tidak memiliki garis pantai, namun Bangli memiliki Danau sebagai sumber air yang mampu mengaliri beberapa Kabupaten di Provinsi Bali serta potensi alam dan budaya yang adiluhung.
Bupati Sedana Arta menambahkan, dalam kepemimpinanya Bangli telah melaksanakan berbagai lompatan pembangunan, meliputi pembangunan infrastruktur, pembangunan fasilitas kesehatan dan pengembangan penunjang pariwisata dengan slogan “Melompat Lebih Tinggi”.
“Untuk itu Sedana Arta mengajak masyarakat untuk tidak lagi berfikiran miskin, masyarakat Bangli harus jengah dalam membangun daerahnya,” ucapnya.
Terkait permasalahan stunting Sedana Arta mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangli telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting yang didalamnya melibatkan beberapa OPD terkait dilingkungan Pemkab Bangli, serta menjalin sinergisitas dengan Desa dan Kelurahan, yang nantinya diharapkan mampu bersinergi dalam mensosialisasikan program Pemerintah dalam rangka penurunan angka stunting kepada seluruh masyarakat Bangli.
“Kami berharap pemerintah pusat agar selalu mendukung dan membantu Kabupaten Bangli dalam rangka penurunan angka stunting, demi terciptanya kehidupan masyarakat Bangli yang sehat dan Bahagia,” katanya.
Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU., dalam arahannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerjasama antara Pemerintah Pusat, FKIK Universitas Warmadewa, Pemerintah Daerah dan dunia usaha dalam rangka menangani permasalahan stunting yang nantinya kegiatan ini bisa direflikasi dan menjadi contoh bagi daerah yang lain bukan hanya di Bali, tetapi di seluruh Indonesia, dengan cara penanganan yang sistematis dan lebih ilmiah agar mendapatkan hasil yang lebih baik.
Permaslahan stunting bukan hanya tentang permasalahan makanan saja tetapi banyak hal yang harus kita perhatikan, seperti remaja yang harus dididik bagaimana cara mengasuh anak, gisi ibu hamil, sampai pada kelahiran anak. Dan itu melibatkan beberapa aspek seperti budaya, pendidikan dan ekonomi masyarakat.
“Terpilihnya Bangli sebagai lokasi kunjungan, karena Kabupaten Bangli memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang pertanian dan pariwisata yang nantinya dapat didaya gunakan untuk mengatasi stunting serta dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya. *** Cahayamasnews.com/Tim=NT.









Facebook Comments