
Cuaca Ekstrim, Bangli Dikepung Longsor dan Pohon Tumbang
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Hujan deras disertai angin kencang, sejak sore hari Kamis, (6/7/2023) hingga pagi telah membawa dampak kejadian di wilayah Kabupaten Bangli seperti di Kecamatan Bangli tanah longsor dijalur Bangli-Tembuku tepatnya diwilayah jalan raya besakih yang menghubungkan Desa Tembuku dan Yang Api (timur Polsek), telah terjadi tanah longsor yang menutupi sebagian badan jalan, sehingga mengakibatkan gangguan Lantas namun tidak ada Korban jiwa.
Di jalan menghubungkan Banjar Tambahan Bakas – Jehem Desa Jehem Kecamatan Tembuku, telah terjadi longsor sebagaian jalan jebol, namun masih dapat dilalui sehingga mengakibatkan gangguan namun hanya bisa dilalui sepeda motor. Di Jalan menghubungkan Desa Peninjoan Desa Persiapan Pulasari (Blutbut), telah terjadi tanah longsor yang menutupi badan jalan sehingga mengakibatkan gangguan lantas, namun tidak di rumah Dewa Putu Konten, Alamat Tambahan Bakas Desa Jehem, terjadi tembok rumah (penyengker) longsor kerugian diperkirakan kurang lebih Rp. 25 juta.
Di jalan Antugan – Kelempung Desa Jehem, terjadi bahu jalan jebol sehingga mengakibatkan gangguan lalu-lintas. Bertempat di jalan Kumbuh Galiran Desa. Jehem – Banjar. Kedui Desa. Tembuku, terjadi pohon tumbang ke jalan mengakibatkan Gangguan Kamtibmas. Di jalan Besakih (sebelah simpang empat Desa Jehem). Di Banjar Bukti Desa. Yang Api, terjadi tanah longsor yang menimpa kandang ayam milik Dewa Dangsil, korban materiil masih dihitung. Di Desa Dausa, Kecamatan Kintamani terjadi pohon tumbang menimpa beberapa Palinggih Pura Bukit Indra Kila. Upaya penanganan akan dilaksanakan setelah upacara terlebih dahulu, dan akan ditangani pihak Pengempon Pura.
Kemudian di Kelurahan Kawan terjadi pohon Tumbang di jalur Tegallang-Tambahan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tanah longsor tersebut terjadi akibat hujan deras mengguyur wilayah Bangli dari tadi malam hingga pagi hari dan longsor diperkirakan terjadi pada hari Jumat dini hari.
Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas bersinergi dengan Babinsa bersama tim penanggulangan bencana kelurahan Cempaga yang dipimpin Lurah Cempaga Cok Anggaduwipa Indrawan, S.H., bersama warga masyarakat setempat bahu-membahu memotong pohon jenis mengkudu yang melintang di badan jalan dan membersihkan longsoran tanah tersebut dari badan jalan. Sementara akses jalan hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja, kemudian kegiatan pembersihan jalan masih menunggu alat berat dari Insatnsi terkait.
“Ya, hari ini Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaga bersinergi dengan Babinsa mengecek lokasi yang terkena bencana alam berupa tanah longsor yang menutup akses jalan Cempaga – Sulahan, tepatnya Lingkungan Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli,” kata Kapolsek Bangli Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, S.H.,M.H, saat dikomfirmasi ruang kerjanya, Jumat (7/7/2023).
Kompol Dwi Puja Rimbawa, S.H.,M.H., menambahkan, dalam peristiwa longsor tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka dan anggota kami bersinergi dengan Babinsa bersama tim penangulangan bencana dari kelurahan Cempaga sudah berupaya melakukan pemotongan pohon mengkudu yang tumbang karena tergerus tanah longsor dan anggota juga berupaya melakukan pembersihan jalan supaya bisa dilewati kendaraan roda dua.
“Kondisi terkini di lokasi longsoran masih menutupi sebagian badan jalan dan anggota kami bersinergi dengan Babinsa dan tim penanggulangan bencana Kelurahan Cempaga telah melaksanakan koordinasi dengan dinas terkait untuk mendapat penanganan lebih lanjut serta Anggota kami juga tidak lupa memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap segala jenis bencana yang terjadi, mengingat akhir-akhir ini cuaca cukup ekstrim. Diimbau kepada masyarakat yang tinggal di pegunungan maupun daerahnya rawan bencana diharapkan selalu waspada dan berhati hati dengan situasi yang ada sehingga tidak mengakibatkan korban,” tegasnya.
Dari puluhan bencana alam yang terjadi di wilayah Bangli sudah mendapatkan penanganan dari Polsek setempat melalui Babhinmas, dengan aparat terkait dan aparat desa serta masyarakat setempat dan ada beberapa akses jalan sudah dapat dilalui. *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.









Facebook Comments