September 10, 2026
Seni dan Budaya

“AURA KASIH”

“Kasih Yang Berpengetahuan”

Oleh:  I Ketut Murdana (Senin:  25 Desember 2023).

BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Pengetahuan adalah “hasil”, yaitu hasil pengamatan yang amat koplek diantara hubungan subyek dan obyek, menginterpetasi lalu mengkonstruksi rumusan berdasarkan kebutuhan materialistis dan perlahan meningkat menuju pencapaian kebahagiaan (spiritual). Varian demi parian berkembang dinamis akibat dorongan kebutuhan selera, keinginan, kesenangan dan seterusnya, lalu juga tunduk yang ditundukkan oleh menurunnya energi napsu, meningkan daya tarik energi yang membahagiakan (sattwam). Energi yang membahagiakan ini adalah puncak-puncak yang menundukkan serta mengatasi energi “kama” dan “rupa”, mencapai “arupa”.

Alam semesta mengajarkan umat manusia mendaki gunung bukan saja menikmati realitas keindahan secara fisik tetapi, struktur pembentuknya, lalu merasakan nikmat nilai-nilai tersembunyi (misteri), yang bisa terbuka melalui inspirasi dan kontemplasi.

Membangkitkan kesadaran lalu menghidupkan menjadi prilaku totalitas kedua aspek ini, menjadikan jiwa semakin menerobos memasuki dunia spirit nan esensial. Menerobos memasuki misteri tersembunyi, terkadang ramai, meriah, menyenangkan, mengagumkan.  Apabila terpana merasakan keindahan illusif yang amat menggaerahkan.

Semuanya itu merupakan darsan-darsan perangsang nikmat, mengantisipasi kejenuhan dalam perjalanan panjang tanpa batas. Menyadari daya tarik dan terkendali pada realitas ini adalah kebebasan. Artinya, sadar realitas seperti ini bukan tujuan.

Apabila terlena dan terjebak pada realitas ini (maya) bisa-bisa melupakan tujuan akhir…yang sesungguhnya. Kewaspadaan terhadap realitas ini, sering kali kurang menjadi perhatian akhirnya….kandas pada nikmat ilusi maya, bergebu cerita tetapi hanya berjalan-jalan di tempat..

Oleh karena itu kejenuhan yang meragukan menutupi kecerdasan, seringkali berhasil menjadi penipu-penitupu ulung yang mengunci jalan para widya…menuju kebabasan.

Oleh karena itu, pengetahuan dan selalu semangat menumbuhkan kecerdasan, berani mengarungi dan menembus segala rintangan, melalui kesadaran “tertuntun” adalah jawaban pengetahuan. Prilaku yang berpengetahuan adalah menjawab tahapan-tahapan kebenaran, menjadi proses sepanjang ayat…barangkali itu gambaran kehidupan memaknai sisa waktu. Demikian pula yang digambarkan dalam pemahaman kitan suci weda. *** Semoga Menjadi Renungan yang Cerdas dan Arif Bijaksana, Rahayu.

Facebook Comments

error: Content is protected !!