September 10, 2026
News

Persembahyangan Bersama Awali Pengukuhan Tim Kerja DPD GEMA SADHANA Provinsi Bali

SINGARAJA (CAHAYAMAS-NEWS.COM). Sebelum melaksanakan kegiatan inti yakni Pengukuhan Pengukuhan Tim Kerja DPD GEMA SADHANA Provinsi  Bali, terlebih dahulu diawali melaksanakan  persembahyangan bersama untuk memohon kerahayuan jagat sekala-niskala dipusatkan di Pura Ulun Danu Bulian, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada rahina Saniscara Umanis Wuku Tulu, Sasih Kesanga (Sabtu, 15 Maret 2025). Persembahyangan diikuti seluruh Tim Kerja DPD GEMA SADHANA Bali (TKGSB) 2024-2030 dan dihadiri Panglingsir Puri Gede Pancasari yang juga sekaligus menjabat sebagai Bendesa Adat Desa Pancasari I Gusti Ngurah Agung Dharma Wirata.

Tampak semua tim koordinator masing-masing kecamatan (9 kecamatan) se-Kabupaten Buleleng, Pengurus Dewan Pimpinan Cabang  GEMA SADHANA Kabupaten Buleleng, Klungkung, Gianyar, Badung, dan Denpasar, dan kordinator bidang-bidang di masing-masing kabupaten dan kecamatan berkumpul di Jeroan (Mandala Utama) Pura Ulun Danu Bulian bersiap melaksanakan persembahyangan bersama. Setelah semua persiapan dilakukan persembahyangan bersama itu pun berlangsung dengan khidmat di hadapan Meru Tumpang Solas (bertingkat 11-red).

Setelah melaksanakan persembahyangan bersama selanjutnya semua tim bergerak menuju ke Puri Gede Pancasari untuk melaksanakan acara pengukuhan Personalia Tim Kerja DPD GEMA SADHANA Bali (TKGSB) 2024-2030. Pengukuhan ini diperkuat dengan Surat Keputusan DPD GEMA SADHANA Bali Nomor : 01/Kpts/DPD GS-BALI/III/2025, tentang Pembentukan Tim Kerja DPD GEMA SADHANA Provinsi Bali.

GEMA SADHANA sendiri merupakan sayap dari Partai Gerindra yang khusus didirikan dengan tujuan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, Tim Kerja ini nantinya akan bekerja sesuai bidang masing-masing untuk menggerakkan roda organisasi ini. Untuk itu dengan dikukuhkannya tim ini, diharapkan semua tim dapat bekerja dengan tulus, penuh dedikasi, dan maksimal  sehingga mampu mewujudkan cita-cita sesuai harapan bersama.

Tim kerja yang dikukuhkan pada momen yang berbahagia dengan balutan suasana penuh kekeluargaan itu yakni: Tim Pembina/Penasehat, Pengurus Harian, serta Bidang-Bidang diantaranya Bidang Budaya, Adat dan Agama, Bidang Lingkungan dan Pariwisata, Bidang UMKM, dan Bidang Penggalian Dana.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GEMA SADHANA Provinsi Bali Ida Bagus Putu Madeg, S.H.,M.H., menjelaskan, jati diri GEMA SADHANA adalah kebangsaan, kemanusiaan, cinta tanah air, religius, serta keadilan sosial. GEMA SADHANA mengusung visi yakni: menjadi organisasi yang mampu menciptakan keharmonisan  antara  sesama  anak  bangsa, menjunjung  tinggi persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan diskriminasi yang terjadi pada kaum minoritas,  serta  memperjuangkan  Harkat  dan  Martabat  kaum  minoritas, untuk diakui secara sama di NKRI tercinta, sesuai UUD 1945.

Lebih lanjut Panglingsir Geriya Bajing Klungkung ini menjelaskan, untuk mewujudkan visi tersebut, GEMA SADHANA menjalankan misi antara lain :

  1. Mempertahankan serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.
  2. Memupuk rasa cinta tanah air dan cinta akan kebersamaan kepada semua unsur masyarakat terutama umat Hindu, Budhha, Konghucu, serta aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrva.
  3. Membentuk kader-kader  GEMA  SADHANA  yang  berjiwa  Pancasila untuk memperjuangkan kesetaraan harkat dan martabat umat Hindu, Budhha, Konghucu, serta aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa didalam kancah legislatif dan eksekutif.

GEMA  SADHANA sendiri kata  Ida Bagus Putu Madeg, SH.,MH., yang pernah dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Purnabakti sebagai Hakim Tinggi Surabaya tahun 2019 ini, adalah berbentuk  organisasi kemasyarakatan  sebagai  wadah sosial politik yang bekerja di semua aspek kehidupan masyarakat, khususnya pada Umat Hindu, Buddha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. GEMA  SADHANA  memiliki fungsi sebagai : Sarana pembinaan dan pengembangan karakter anak bangsa sesuai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Mengarahkan  pergerakan  umat Hindu,  Budhha, Konghucu dan  Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berada dalam naungan GEMA SADHANA, untuk bersama-sama memperjuangkan kesetaraan harkat dan martabatnya sesuai Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945.

Menghimpun   aspirasi   umat   Hindu,   Budhha,   Konghucu   dan   Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk bersama-sama berjuang demi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh masyarakat. GEMA  SADHANA  ini dibentuk dengan tujuan: Menciptakan   kesetaraan,  dan   menghilangkan   diskriminasi  terhadap semua unsur masyarakat sesuai pandangan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945. Memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya umat Hindu, Budhha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, demi terbentuknya tatanan masyarakat yang adil dan makmur. Mempererat tali persaudaran antar sesama dalam Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara.

Untuk mencapai fungsi dan tujuan tersebut di atas, GEMA SADHANA memiliki tugas utama yakni: Melaksanakan, mempertahankan dan menyebarkan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Menghimpun  dan  memperjuangkan  aspirasi  umat  Hindu,  Budhha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai arah kebijakan politik GEMA SADHANA. Membina dan mengembangkan kemampuan profesionalisme para anggota untuk dapat memeperjuangkan apresiasi masyarakat. Mendidik Kader-Kader Hindu,   Buddha,  Konghucu   dan   Aliran Kepercayaan  Kepada  Tuhan  Yang  Maha  Esa  agar  menjadi  tokoh Nasional yang menjunjung nilai-nilai Pancasila dan etika dalam sektor Politik Nasional dan Mempersiapkan kader-kader terbaik GEMA SADHANA untuk dapat berjuang   dan   masuk   dalam   tingkatan   legislatif,  eksekutif, maupun yudikatif melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan.

Sementara itu, melihat visi dan misi yang sangat mulia tersebut Panglingsir Puri Gede Pancasari yang juga sekaligus menjabat sebagai Bendesa Adat, Desa Adat Pancasari I Gusti Ngurah Agung Dharma Wirata sangat mengapresiasi dan menyambut baik sekaligus mendukung penuh keberadaan GEMA SADHANA ini.

“Sepanjang itu untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat, tityang sangat mendukung. Terlebih visi-misi yang diusung sangat bagus dan memiliki nilai spiritual kehidupan yang sangat mulia. Semoga ke depan apa yang diharapkan bisa berjalan sesuai dengan baik dan mampu melewati berbagai tantangan dan hambatan untuk mewujudkan cita-cita organisasi,” ujarnya.

Pria yang menjabat sebagai bendesa adat sejak lama ini mengajak untuk senantiasa bekerja dengan tulus lurus dan ikhas didasari rasa menyama braya dan gotong royong yang solid. Dengan demikian apa yang dicita-citakan akan dapat terwujud sesuai harapan bersama.

“Tityang sangat mendukung visi organisasi ini yakni menjadi organisasi yang mampu menciptakan keharmonisan  antara  sesama  anak  bangsa, menjunjung  tinggi persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan diskriminasi yang terjadi pada kaum minoritas,  serta  memperjuangkan  Harkat  dan  Martabat  kaum  minoritas, untuk diakui secara sama di Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini sesuai UUD 1945,” tegasnya.

Sesuai Surat Keputusan No: 01/Kpts/GS-BALI/III/2025, Nama-nama Personalia Tim Kerja DPD GEMA SADHANA BALI (TKGSB) Yakni:

 

PEMBINA / PENASEHAT :

  1. Ir. I. B. Suandika Manuaba (Unsur Penasehat : Koord. Umum)
  2. Ida Ayu Rusmini, MP., (Unsur Penasehat : Koord. Lingkungan)
  3. Chandra Salim (Unsur Penasehat : Koord. Penggalian Dana
  4. I.B. Putu Madeg, S.H,M.H., (Unsur KSB : Ketua Pembina/Penasehat)
  5. Tu Bagus Pradita Dalem, S.H., (Unsur KSB: Koord. Budaya/Adat/Agama)
  6. I G.A. Aditya Naradipta, S.E., (Unsur KSB: Koord. Pariwisata)
  7. I.B. Deni Ary Djodhi, S.H., S.T, M.T., (Unsur KSB: Koord. UMKM)
  8. I r. I.B. Gde Sudiawan (Unsur KSB: Koord. Sekretariat)

 

PENGURUS HARIAN :

Ketua : I Wayan Dana, S.E.(Badung)

Sekretaris : Ni Komang Ari Kencana Dewi, S.Sos.(Gianyar)

Wakil Sekretaris : I Komang Sedana (Klungkug)

Bendahara : I Putu Agus Adi Arta (Badung)

 

BIDANG BUDAYA / ADAT / AGAMA :

Ketua : I Putu Suda, S.Pd.(Badung)

Sekretaris : I Gde Putu Satwika Yadnya, M.Sc.(Buleleng)

Anggota : .

  1. I Dewa Putu Madeg (Badung)
  2. Dewa Putu Shanti Mona Yasa (Buleleng)
  3. I Wayan Subur Yasa, S.H. (Gianyar)

 

BIDANG LINGKUNGAN & PARIWISATA :

Ketua : I Wayan Suryawan (Gianyar)

Sekretaris : Jro Wayan Sariana, S.Sos. (Buleleng)

Anggota :

  1. I Wayan Pahitra (Badung)
  2. I.B. Putu Astawa (Klungkung)
  3. I Gusti Nyoman Jelantik (Badung)

 

BIDANG UMKM :

Ketua : Ketut Bagiasa, S.Pd.,M.Pd.,H. (Buleleng)

Sekretaris : I Ketut Sukarye, S.E.(Badung)

Anggota :

  1. Gede Kusalawa (Buleleng)
  2. I Wayan Warga, S.P.,MAP.(Gianyar)

 

BIDANG PENGGALIAN DANA :

Ketua : I Ketut Sulastra (Buleleng)

Sekretaris : I Nyoman Kariana (Badung)

Anggota :

  1. . Ir. Tjokorda Gede Rocky Putrajaya (Gianyar)
  2. Agus Yogi Yk Yadnya (Buleleng)

 *** CMN-Tim/Andi.

Facebook Comments

error: Content is protected !!