September 10, 2026
News

Kolaborasi Dokter dan Pengobatan Spiritual, Bupati Satria Apresiasi Bakti Sosial Gema Perdamaian

SEMARAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM) Bupati Klungkung I Made Satria mengapresiasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang digelar Komunitas Gema Perdamaian di Banjar Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang menggabungkan layanan medis modern dengan pengobatan tradisional spiritual.

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Komunitas Pengayah Gema Perdamaian menggelar kegiatan Bakti Sosial Gema Perdamaian 2025 yang dipusatkan di Banjar Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan dan menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Bupati Klungkung I Made Satria yang hadir langsung dalam acara tersebut menyambut baik inisiatif komunitas dan memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa ini. Perpaduan antara ilmu kedokteran dan pengobatan spiritual adalah bentuk harmoni yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Ini menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan cara yang menyeluruh dan penuh welas asih,” ujar Bupati Satria.

Selain menyapa warga, Bupati juga memberikan motivasi kepada para pelajar yang turut hadir memeriahkan acara. Ia mendorong generasi muda agar terus semangat belajar dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik.

Ketua Panitia dari Yayasan Komunitas Gema Perdamaian, dr. Laksmi Duarsa, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan hangat antara komunitas dan masyarakat, sekaligus menyampaikan semangat kebersamaan melalui aksi nyata.

“Bakti sosial ini merupakan kolaborasi antara Gema Perdamaian dengan Komunitas Satu Hati serta Gotra Pengusada Bali. Kami menghadirkan tiga kegiatan utama: pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan umum, serta layanan pengobatan tradisional dan fisioterapi,” jelas dr. Laksmi.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah meringankan beban masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan kebutuhan pokok. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan perdamaian di masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, kegiatan bakti sosial Gema Perdamaian 2025 menjadi salah satu contoh konkrit dari praktik solidaritas sosial yang relevan di masa kini. *@@@* CMN= HmsKlk.

Facebook Comments

error: Content is protected !!