September 9, 2026
News

90 Unit Bedah Rumah Dikucurkan Pemprov  Bali  di Kintamani

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Dalam upaya membantu meringankan masyarakat yang tidak mampu, Pemprop  Bali mengucurkan program bedah rumah. Yang mana, untuk Kabupaten Bangli tahun  ini dipusatkan di Kecamatan Kintamanai sebanyak 90 unit. Rumah tidak layak huni (RTLH)  tersebut  tersebar di tiga desa, yakni Desa Belancan,  Serai dan Desa Mengani. Peletakan batu pertama program tersebut dirangkaiakan dengan hari Bhakti Teritorial Prima Rehab RTLH dalam rangka memperingati Hut ke-80 TNI yang di pusatkan di Desa Belancan, Kintamani, Rabu (3/9/2025).

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas PUPR Propinsi Bali, Made Rai Suwartini menjelaskan kegiatan ini, merupakan bagian program penanganan kawasan kumuh. Yang mana, selain menangani infrastruktur, Dinas PUPR  juga menangani rumah tak layak huni.

“Untuk Kabupaten Bangli  kita menangani 90 unit tersebar di  tiga desa di Kecamatan Kintamani. Sementara untuk Bali, jumlahnya 212 unit,  yang  diresalisasikan di Kabupaten. Buleleng, Tabanan dan Bangli,” katanya.

Danrem 163/Wirasatya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra pada kesempatan itu  menyampaikan kegiatan ini merupakan program Gubernur Bali. Bahkan, kata dia, Gubernur telah merencanakan dan mengharapkan kedepannya pembangunan sebanyak 3 juta unit terkait rumah tidak layak huni dengan bersinergi dengan jajaran TNI.

“Di Desa Belancan sendiri terdapat 16 unit, Dari 16 ini, ada yang peningkatan status dan ada yang dibangun dari awal,” ujarnya.

Dia berharap program ini, berkelanjutan hingga persoalan rumah tidak layak huni bisa diselesaikan kedepannya. Dikatakan, penerima bantuan sebelumnya telah dilakukan survey bersama Dinas PUPR, untuk selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan.

“Dari hasil survei lapangan ada 16 rumah yang layak dibantu lewat program ini,” katanya.

Salah satu penerima program, Gusti Ngurah Praya menyampaikan ucapan terima kasih kepafa Pemprov Bali dan TNI atas perbaikan rumahnya. Yang mana, kondisi rumahnya sebelumnya tidak layak huni.  Penerima lainnya, I Nyoman Dana juga mengucakan banyak terima kasih kepada perimtan dan TNI.

“Dengan program ini kami akhirnya memiliki rumah yang layak dan bisa digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ucapnya. @@@ CMN=Tim/NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!