September 10, 2026
News

104 KK Dievakuasi, Banjir Rendam Rumah Warga di Kusamba Klungkung

SEMARAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung sejak Selasa (9/9/2025) malam hingga Rabu (10/9/2025) pagi mengakibatkan banjir besar di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Sedikitnya 104 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Empat banjar terdampak banjir parah, yakni Banjar Anyar, Banjar Pancingan, Banjar Bingin, dan Banjar Mangis. Air mulai meluap sejak pukul 03.00 Wita dini hari, merendam rumah warga hingga setinggi dada orang dewasa.

“Dapur dan kamar tidur semua sudah terendam. Air masuk sejak dini hari dan terus naik,” ujar Perbekel Desa Kusamba, Nengah Semadi Adnyana.

Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengatakan proses evakuasi dilakukan tim gabungan menggunakan perahu karet. Para korban sementara ditampung di Balai Banjar Pancingan dan Kantor Desa Kusamba.

“Kondisi rumah warga cukup parah, dan curah hujan yang masih tinggi membuat kami terus siaga. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” ujar Widiada.

Usai evakuasi, pemerintah daerah menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Polsek Dawan dan menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana untuk wilayah terdampak. Bupati Klungkung I Made Satria bersama unsur Forkompinda turun langsung meninjau lokasi banjir. Ia memastikan kebutuhan para pengungsi akan segera dipenuhi, mulai dari makanan, pakaian, hingga layanan kesehatan.

“Kami telah menyalurkan bantuan sembako dan pakaian bersama PYP Group. Kami juga pastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama mengungsi,” tegas Bupati Satria.

Salah satu penyebab utama banjir diduga akibat luapan Sungai Candigara yang tak mampu menampung debit air saat hujan lebat, meski telah dilakukan normalisasi sebelumnya. Bupati Satria telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera berkoordinasi kembali dengan Balai Wilayah Sungai (BWS).

“Sungai ini butuh penanganan serius. Kami minta BWS melakukan pengerukan karena pendangkalan menjadi faktor utama banjir di wilayah ini,” jelasnya.

Selain banjir di Kusamba, cuaca ekstrem juga menyebabkan jembatan di Perumahan Griya Damai, Desa Pesinggahan putus, serta longsor di jalan menuju Pura Andakasa, Desa Pesinggahan. Bupati Satria turut meninjau lokasi tersebut dan meminta dinas terkait segera mengambil tindakan. @@@ CMN=Tim///Hms.

Facebook Comments

error: Content is protected !!