September 10, 2026
News

Gubernur Wayan Koster Pimpin Gotong-Royong Semesta Berencana: 35 Ribu Pohon Ditanam, 492 Km Sungai Dibersihkan

MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali menggaungkan semangat pelestarian lingkungan lewat kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana yang berlangsung di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung (Minggu, 26/10/2025). Gerakan ini menjadi bagian dari visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” serta pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, dengan fokus pada keberlanjutan ekologi, sumber daya alam, dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Bali ini menandai gerakan masif penanaman 35.750 pohon dan pembersihan sungai sepanjang 492,2 kilometer dalam rangka memperkuat ketahanan ekologi Pulau Dewata.

Kegiatan ini digelar serentak di seluruh Bali, melibatkan Bupati/Wali Kota se-Bali, pegawai pemerintah, aparat TNI/Polri, kepala desa, bendesa adat, pelajar, serta komunitas lingkungan. Total ada 36.500 peserta yang ikut dalam kegiatan bersih-bersih sungai dan 29.289 orang dalam penanaman pohon di lahan seluas 591,39 hektare. Sebanyak 35.750 bibit pohon ditanam, terdiri dari berbagai jenis: tanaman buah: 19.200 bibit, tanaman kayu/penghijauan: 3.980 bibit, tanaman upacara/bunga: 1.260 bibit, tanaman kelapa: 2.850 bibit,  dan tanaman konservasi/khusus: 8.460 bibit

Gubernur Koster menyebut bahwa jenis pohon yang ditanam dipilih karena memiliki manfaat untuk upakara, sumber pangan, kesehatan, dan keseimbangan ekologis. Sebanyak 25 jenis pohon ditanam, di antaranya jepun, jempiring, sandat, cempaka, durian, alpukat, nangka, kelapa genjah, klengkeng, sukun, mangga, pule, cemara, beringin, trembesi, mahoni, hingga tabebuya.

“Bersih-bersih sungai ini dilakukan untuk menghilangkan sumbatan dan kotoran yang bisa menghambat aliran air serta menyebabkan banjir. Ini langkah antisipasi menghadapi puncak musim hujan pada November–Desember 2025 hingga awal 2026,” ujar Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Kegiatan di tingkat provinsi difokuskan pada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) utama: Tukad Ayung (71,79 km), melintasi Bangli, Gianyar, Badung, dan Denpasar. Tukad Badung (19,60 km), melintasi wilayah Badung dan Denpasar. Tukad Mati (22,41 km), juga melintasi dua wilayah tersebut.

Sementara di kabupaten lain seperti Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan, kegiatan serupa dilaksanakan di wilayah DAS prioritas masing-masing, menyesuaikan tingkat kerawanan bencana. Dalam kegiatan di Badung, Gubernur Koster didampingi Danrem 163/Wirasatya Ida Idewa Agung Hadisaputra, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, para bupati dan wali kota, pegawai pemerintah, desa adat, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong untuk menjaga alam Bali. Inilah semangat Semesta Berencana yang kita wujudkan bersama,” tutup Koster.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Rahina Tumpek Wariga, yang jatuh pada Sabtu (25/10). Momentum ini sekaligus menjadi simbol harmonisasi manusia dengan alam semesta sebagai wujud nyata filosofi Tri Hita Karana dalam kehidupan masyarakat Bali. @@@ CMN-Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!