
Pemkab Buleleng Komitmen Kawal Pemulihan Pascabanjir Bandang di Banjar hingga Tuntas
BULELENG (CAHAYAMASNEWS.COM)=Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya dalam mengawal penanganan dan pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Banjar. Upaya tersebut ditandai dengan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, bersama Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta pada Rabu (11/13/2026).
Pemerintah Kabupaten Buleleng memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Banjar berjalan hingga tuntas. Bersama Pemerintah Provinsi Bali, jajaran pemerintah turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak untuk memastikan bantuan dan langkah penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Peninjauan dilakukan di Desa Banjar dengan melihat langsung kondisi permukiman warga serta fasilitas pendidikan yang terdampak bencana. Rombongan juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi terkini serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai langkah penanganan, baik melalui upaya mitigasi maupun tanggap darurat hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
“Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus berupaya melakukan penanganan melalui langkah mitigasi dan tanggap darurat hingga kondisi kembali normal. Bersama tim yang telah dibentuk oleh Bapak Bupati, kami akan menjalankan tugas penanganan bencana di Desa Banjar sampai proses pemulihan benar-benar selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas bencana air bah yang melanda wilayah tersebut. Ia mengungkapkan memiliki kedekatan emosional dengan Banjar karena almarhum ibunya berasal dari daerah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Wagub juga meninjau kondisi SD Negeri 5 Banjar yang mengalami kerusakan cukup serius akibat banjir bandang. Ia turut bertemu dengan para siswa yang terdampak serta memberikan bantuan pribadi kepada beberapa siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para siswa tetap semangat dan percaya diri saat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan, dan langkah-langkah pemulihan dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” kata Giri Prasta.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan, bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah penataan kawasan sempadan sungai serta solusi relokasi bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta Balai Wilayah Sungai Bali–Penida.
Berdasarkan data sementara, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, bahkan beberapa di antaranya hancur total akibat banjir bandang.
“Kami berupaya mencarikan solusi melalui relokasi ke lokasi yang lebih aman agar ke depan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Pemerintah berharap proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan optimal melalui kerja sama lintas sektor, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal. *** CMN///Tim-Hms.









Facebook Comments