
Bersama Yayasan BAWA dan FOUR PAWS International, Pemkab Bangli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektoral Tekan Penularan Rabies di Bangli
BANGLI (CAHAYAMAS-NEWS.COM)=Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Yayasan Bali Animal Welfare Association (BAWA) dan FOUR PAWS International memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan penularan rabies melalui pendekatan One Health. Momentum Hari Rabies Sedunia 2026 dimanfaatkan untuk mengintegrasikan aspek kesehatan manusia, kesejahteraan hewan, dan lingkungan dalam strategi pengendalian rabies yang berkelanjutan. Mengusung tema “Bersama Lebih Kuat (Stronger Together)”, rangkaian kegiatan dipusatkan di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Kabupaten Bangli, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan manusia dan hewan, komunitas, serta masyarakat. Pendekatan One Health menempatkan pengendalian rabies tidak semata-mata pada vaksinasi hewan dan penanganan korban gigitan. Edukasi mengenai kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, pencegahan penelantaran, serta pengelolaan populasi anjing secara manusiawi juga menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Tiga agenda utama digelar dalam rangkaian peringatan tahun ini di antaranya; Pertama, Lokakarya Rabies dan Kesejahteraan Hewan dengan tema “Dari Kesejahteraan Hewan Menuju Pemberantasan Rabies: Memperkuat Komunitas Melalui One Health”. Forum ini mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, antara lain Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, BAPPEDA, Disdikpora, Disparbud, BPBD, Satpol PP, Diskominfo, serta Puskeswan Bangli dan Kintamani.
Lokakarya menjadi ruang evaluasi dan penguatan strategi penanggulangan rabies dari sisi kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan, sekaligus mendorong koordinasi lintas sektor agar intervensi dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Kedua, Kompetisi Edukasi Sekolah yang menyasar siswa sekolah dasar di Kecamatan Bangli. Dengan tema “Setiap Suara Berarti, Setiap Tindakan Berharga, Lebih Kuat Bersama!”, edukasi rabies dikemas melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti lomba menggambar poster, mewarnai, video edukasi rabies dan kesejahteraan hewan, serta yel-yel rabies.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada pentingnya pencegahan rabies, langkah pertolongan pertama setelah gigitan hewan penular rabies (HPR), serta tanggung jawab dalam memelihara hewan. Ketiga, Layanan Kesehatan Hewan Gratis dengan sub-tema “Bersama Lebih Kuat: Hewan Sehat, Keluarga Selamat”. Tim medis veteriner memberikan layanan sterilisasi, kastrasi, dan vaksinasi rabies secara gratis bagi anjing peliharaan maupun anjing komunitas.
Intervensi tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian populasi anjing secara etis dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko penularan rabies. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli menegaskan, bahwa eliminasi rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Eliminasi rabies bukanlah perjuangan satu pihak semata, melainkan kerja bersama lintas disiplin dan lapisan masyarakat. Melalui sinergi One Health dan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, kita sedang membangun benteng ketahanan kesehatan yang kokoh demi keselamatan seluruh warga Bangli,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bangli bersama para mitra juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengendalian rabies, antara lain dengan memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi secara rutin, menerapkan kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gigitan hewan penular rabies.
Peringatan Hari Rabies Sedunia 2026 di Bangli menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa pengendalian rabies membutuhkan konsistensi dan kerja bersama. Pemerintah, komunitas, tenaga kesehatan, pemilik hewan, serta masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun lingkungan yang lebih aman bagi manusia dan hewan.
Kegiatan ini merupakan kemitraan strategis antara Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bangli, Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association), dan FOUR PAWS International, dengan komitmen bersama mendukung upaya Bali bebas rabies sekaligus memperkuat penerapan prinsip kesejahteraan hewan. *** CMN=NT///Tim.









Facebook Comments