November 2, 2026
News

Pastikan Percepatan Distribusi BBM ke SPBU Berjalan Optimal, Gubernur Wayan Koster Tinjau Depo Pesanggaran

DENPASAR (CAHAYAMAS-NEWS.COM)=Gubernur Bali Wayan Koster kembali meninjau Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (15/10/2026), untuk memastikan percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berjalan optimal. Langkah ini dilakukan untuk mengurai antrean kendaraan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Bali. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur diterima Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra. Keduanya membahas ketersediaan stok, kelancaran penyaluran dari depo ke SPBU, serta langkah percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Koster menegaskan, ketersediaan BBM harus diimbangi dengan distribusi yang cepat dan merata, termasuk ke wilayah Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar. Ia juga meminta dukungan Polda Bali untuk mengawal mobil tangki agar pengiriman ke SPBU berlangsung lebih lancar.

“Saya juga minta bantuan Polda Bali untuk mengawal pergerakan truk tangki agar lebih cepat,” ujar Gubernur Wayan Koster.

Selain mempercepat distribusi, pemerintah bersama Pertamina mengevaluasi sejumlah alternatif untuk mengurangi antrean, termasuk uji coba pelayanan BBM menggunakan wadah berkapasitas tertentu. Opsi pengaturan pembelian BBM juga masih dipertimbangkan apabila antrean belum berkurang secara signifikan.

“Proses distribusi dan penguraian antrean menjadi fokus kita karena stok relatif aman,” tegasnya.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan, kendala proses sandar kapal pada 11 Oktober lalu sempat memengaruhi kelancaran pasokan BBM di Bali. Pertamina kini terus menambah stok dan mempercepat pengiriman ke SPBU, meskipun sejumlah lokasi masih mengalami kekosongan.

Mars Ega menyampaikan, tambahan sekitar empat juta liter BBM dijadwalkan tiba di Depo Pesanggaran pada Kamis sore hingga malam. Sementara itu, stok di Depo Manggis tercatat sekitar 6,3 juta liter. Pertamina juga mempercepat pemindahan pasokan dari Manggis ke Pesanggaran untuk mendukung distribusi, terutama di Bali bagian selatan.

Dengan tambahan pasokan tersebut, stok di Pesanggaran diproyeksikan mencapai sekitar lima juta liter. Pertamina juga menjadwalkan kedatangan 16 juta liter Pertalite pada Jumat (16/10/2026), disusul 32 juta liter pada Sabtu (17/10/2026). Menurut Mars Ega, kapal pembawa pasokan pertama masih berada di perairan Madura saat laporan disampaikan.

Dari sisi operasional, Pertamina menambah delapan mobil tangki sehingga total 40 unit dikerahkan untuk melayani 92 SPBU di Denpasar dan Badung. Penambahan armada ini diharapkan meningkatkan frekuensi pengiriman sehingga pengisian ulang stok di SPBU dapat dilakukan lebih cepat.

Pertamina juga menguji coba skema pelayanan menggunakan wadah berkapasitas empat liter untuk sepeda motor dan 20 liter untuk mobil di tiga SPBU. Efektivitas dan aspek keselamatan skema tersebut akan dievaluasi sebelum penerapannya dipertimbangkan di lokasi lain. Usai meninjau depo, Koster bersama jajaran Pertamina Patra Niaga mengunjungi SPBU di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. Di lokasi tersebut, ia memantau antrean, melihat pelaksanaan uji coba pelayanan, serta menyapa warga yang telah mengantre sejak pagi.

Koster meminta masyarakat tetap bersabar sembari pemerintah dan Pertamina mempercepat distribusi BBM.

“Sabar ya, sabar. Stok kita sudah makin banyak,” ujarnya kepada salah seorang warga sembari menjelaskan bahwasannya Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina dan Polda Bali terus mengintensifkan koordinasi untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM, mengurangi antrean, dan memastikan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Bali terpenuhi. *** CMN=Tim/Hms.

Facebook Comments

error: Content is protected !!