September 10, 2026
Seni dan Budaya

“AURA KASIH”

“Bhakti Merefleksikan Ajaran Cinta Kasih”.

Dipetik dari Bhagawadgita.,IX, 31-32 (Tuhan Melebihi Ciptaan-Nya)

Oleh:  I Ketut Murdana (Jumat :  8 September 2023).

BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Betapa pentingnya, berlatih terus mewujudkan kesadaran bhakti yang tulus tertuntun pengetahuan suci-Nya. Proses inilah yang memposisikan jiwa menemukan ketenangan, kedamaian hingga pada saatnya menjadi “jiwanya kebenaran” mencapai kedamaian abadi. Dalam perjalanan panjang Bhakti yang tulus itulah, proses penebusan dan peleburan terjadi terjadi. Itu artinya anugrah pengetahuan dan enerji suci peleburannya terjadi dengan sendirinya saat seseorang tekun melaksanakan Karma bhaktinya. Dengan demikian sifat kasih-Nya yang tak berwujud (Sat) bekerja dengan dengan sendirinya. Agar lebih mudah dapat digambarkan bagaikan seorang petani menancapkan sejengkal batang ketela pohon di tanah lalu diurug, kemudian beberapa hari tumbuh tunas pohon yang semakin hari menghijau. Itu artinya alam melalui sifat Prakerthi-Nya selalu menerima dan membesarkan karma persembahan lalu menganugrahkan kembali kepada yang melakukan. Mestikah orang-orang meragukan realitas hakiki kebenaran itu?, tentu tidak.

Ketika kesadaran bhakti itu telah menjiwai semua prilaku hidup jasmani dan rohani, dan diserahkan kepada Yang Maha Kuasa inilah jiwa kebenaran yang membebaskan segala dosa dan keterpurukan mencapai kedamaian abadi. Persoalan besar yang tak “pernah berhenti” yang dihadapi oleh pengetahuan kebenaran ini melalui abdi-abdi dharma adalah merefleksikan dalam varian dan dinamika ruang sosial dengan berbagai tingkatan serta ruang kosmik semesta yang amat rahasia. Kompleksitas permasalahan yang tercipta, bukanlah realitas natural nan pasif, tetapi melalui keteraturan kasih-Nya menuntun lewat Sat dan Sad Guru. Tuntunan itupun bukan saja untuk manusia, tetapi juga untuk para asura. Artinya Kasih Tuhan menuntun setiap umat dan ciptaan-Nya sendiri. Oleh karena itu menembus keragu-raguan adalah “perjuangan mewujudkan keyakinan yang berpengetahuan”

Persoalannya adalah: “sadarkan setiap insan menempatkan diri dan menundukkan diri terhadap proses penyempurnaan mencapai tujuan hidup sejati”. Ketika jawabannya ya, bhakti yang tulus kepada-Nya adalah: “jawaban prilaku”. Bersatunya angan-suci dan tindakan suci. Ketika setiap insan telah menyadari kebenaran ini, maka Bhakti Yoga adalah jalan “penyatuan”. Upaya mencapai penyatuan inilah perjuangan yang tiada henti, karena hidup manusia dibatasi oleh waktu yang amat singkat. Karena mesti dibagi-bagi lagi secara arif bijaksana untuk kebutuhan jasmani, sosial, sakit dan istirahat, baik sengaja maupun tak sengaja terjadi di luar perencanaan. Itu artinya keterbatasan perencanaan logis berhadapan dengan rahasia kebenaran yang terjadi. Itulah sisi lain realitas yang mesti dihadapi.

Konteksitas diantara kesadaran dan ketulusan bhakti, yang berhadapan dengan kebutuhan material duniawi saat ini, banyak yang mengaburkan kesungguhan pencarian kesejatian diri, lebih  menempatkan dan mengagungkan keterikatan material dunia, bertopeng kebajikan dan juga dogma-dogma surgawi. Sumbangan perbaikan tempat suci berbasis politik mendulang suara, telah menjadi  perhatian yang dimaknai “mensejahterakan”. Apabila janji tak terpenuhi tentu berubah nilai dan makna beku dalam ketidak percayaan.

Gelora realitas dan arus perpolitikan saat ini mesti menjadi landasan pemurnian diri, memuja kebesaran-Nya, menjadi pertimbangan cerdas, strategis agar tidak tergulung oleh gelapnya situasi sosial,  bagaikan bunga teratai tumbuh di lumpur mampu berbunga indah, yang tidak dikotori noda lumpur.

Walaupun mencapai realitas ini tidak mudah. Oleh karena tidak mudahlah memerlukan perjuangan bhakti yang “sungguh-sungguh”, oleh karena itu pulalah kehadiran jiwa-jiwa yang suci penuh rahasia mengabdi pada Sang Penata Dharma kembali di Bumi. Kesadaran prilaku inilah “hubungan” dan “yang menghubungkan hingga terhubung” mencapai Yoga.

*** Semoga menjadi renungan yang cerdas dan arif bijaksana, Rahayu.

Facebook Comments

error: Content is protected !!