November 4, 2026
News

DPRD Buleleng Dorong Fasilitas Rehabilitasi Narkoba Masuk RPJMD 2025–2029

SINGARAJA (CAHAYAMASNEWS.COM). Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng mendorong percepatan pembangunan fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dorongan itu mengemuka dalam rapat kerja bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Pembangunan Manusia yang digelar di ruang Komisi IV, Gedung DPRD Buleleng pada Jumat (11/7/2025).

Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, I Nyoman Sukarmen mengatakan, langkah ini didasari kekhawatiran meningkatnya jumlah pecandu narkoba di wilayah Buleleng berdasarkan data instansi terkait. Komisi IV menilai, penyediaan fasilitas rehabilitasi menjadi kebutuhan mendesak demi penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika.

“Kami ingin agar penanganan korban narkoba di Buleleng tidak hanya bersifat represif, tapi juga humanis dan menyeluruh. Fasilitas rehabilitasi harus segera diwujudkan,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Nyoman Sukarmen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD., menyatakan, bahwa pihak rumah sakit sudah menyiapkan tenaga medis dan dokter ahli untuk menangani rehabilitasi pecandu. Namun, hingga saat ini belum tersedia gedung atau fasilitas fisik yang memadai karena keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah.

“Program rehabilitasi sebenarnya sudah kami sampaikan langsung ke Bupati, termasuk kesiapan tenaga medis. Kendalanya saat ini ada pada fasilitas bangunan,” jelas dr. Arya, seraya menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bupati Buleleng agar rencana ini bisa segera direalisasikan dan diakomodasi dalam RPJMD yang sedang disusun.

Komisi IV juga menyampaikan apresiasi terhadap Program Rumah Singgah Karang Werda yang digagas Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Program yang kini telah hadir di setiap desa itu dianggap sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan lansia.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Rumah Singgah Karang Werda. Ini adalah wujud konkret kepedulian sosial pemerintah terhadap lansia agar mereka tetap memiliki ruang aman dan produktif,” ujar Sukarmen.

Hadir dalam rapat kerja tersebut di antaranya; perwakilan dari RSUD Buleleng, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kebudayaan, Dinas Tenaga Kerja, serta Bappeda Kabupaten Buleleng. *** CMN=Tim/HmsDPRD,-

Facebook Comments

error: Content is protected !!