September 10, 2026
News

Bupati Sanjaya Hadiri Rangkaian Upacara Pitra Yadnya di Banjar Adat Tegal, Kukuh Marga

TABANAN (CAHAYAMASNEWS.COM)=Suasana khidmat menyelimuti Balai Banjar Adat Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, saat Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri rangkaian Upacara Pitra Yadnya yang digelar masyarakat setempat, Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pelestarian tradisi leluhur yang dilaksanakan dengan penuh semangat gotong royong dan kebersamaan.

Dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri rangkaian Upacara Pitra Yadnya di Balai Banjar Adat Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian nilai-nilai tradisi dan spiritualitas masyarakat Tabanan yang terus dijaga lintas generasi.

Rangkaian upacara tersebut mencakup pengabenan terhadap 65 sawa, ngelangkir dan meparisuda bagi 32 diri, serta Manusa Yadnya berupa upacara metatah untuk 45 orang. Prosesi juga dilanjutkan dengan upacara matigang sasih yang diikuti oleh 46 peserta, menandai semangat gotong royong masyarakat dalam menjalankan yadnya secara kolektif.

Upacara yang puncaknya dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/11/2025) turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Jero Mangku Lanang Istri, anggota DPRD Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Penglingsir Puri Kuluh Marga, Sekda Tabanan, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan. Kehadiran unsur Forkopimcam, Perbekel, dan Bendesa Adat setempat turut memperkuat suasana kebersamaan dan dukungan terhadap pelaksanaan upacara yang diselenggarakan masyarakat adat Banjar Tegal.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong dan kekompakan warga Banjar Adat Tegal yang terdiri dari 153 kepala keluarga. Ia menilai, pelaksanaan pengabenan kolektif seperti ini tidak hanya meringankan beban biaya masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah arus modernisasi.

“Karya seperti ini merupakan wujud nyata pelestarian adat dan budaya. Melalui gotong royong dan rasa tulus ikhlas, masyarakat Banjar Adat Tegal telah menunjukkan kekuatan tradisi yang menjadi ciri khas dan kebanggaan Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Bupati juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendukung kegiatan adat dan keagamaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan aspek sekala dan niskala, sesuai visi besar Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Dengan terselenggaranya upacara ini, masyarakat diharapkan terus menjaga nilai-nilai satwika, lasacarya, dan tulus tanpa pamrih, yang menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan yadnya, sekaligus memperkuat identitas spiritual masyarakat Tabanan. @@@ CMN= Prokopimtabanan,-

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!