September 10, 2026
News

Wabup Tjok Surya Ajak Guru Wujudkan “Pendidikan Mahottama” pada Puncak HUT ke-80 PGRI Klungkung

SEMARAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mengajak seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Klungkung untuk membangun “Pendidikan Mahottama” yang berlandaskan budaya, kreativitas, dan inovasi saat menghadiri Puncak HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (26/11/2025).

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung menghadiri Puncak Perayaan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (26/11). Dalam sambutannya, Wabup yang juga Ketua PGRI Klungkung itu menekankan pentingnya mewujudkan “Pendidikan Mahottama”, yakni pendidikan yang menumbuhkan intelektualitas sekaligus kepekaan nurani.

“Hari ini saya mengajak seluruh keluarga besar PGRI: mari kita jadikan ruang kelas sebagai taman ide, bukan sekadar papan tulis. Mari kita bangun Pendidikan Mahottama—pendidikan yang menyalakan intelektualitas dan keindahan nurani, sejalan dengan semangat berpikir luhur, bertindak kreatif, dan berjiwa harmoni,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Tjok Surya mengajak para guru untuk bersama-sama mewujudkan “Inovasi Pendidikan Klungkung” melalui lima terobosan strategis menuju Indonesia Emas. Lima program tersebut meliputi; Sekolah Adat Digital, yang menggabungkan teknologi dengan kearifan lokal melalui pembelajaran bahasa Bali, lontar, dan seni tradisi berbasis platform digital Green Education Movement, yaitu integrasi pendidikan lingkungan ke semua mata pelajaran sehingga setiap sekolah menjadi laboratorium hijau. Kelas Kreatif dan Start-up, yang mendorong pelajar menciptakan karya lokal, seni, hingga aplikasi digital untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Guru sebagai Digital Talent Mentor, yakni peningkatan kapasitas guru agar mampu membimbing siswa menjadi digital creator, bukan hanya pengguna teknologi. Program ‘Satu Sekolah Satu Budaya’, dimana setiap sekolah mengangkat satu warisan budaya lokal seperti lukisan Kamasan, gamelan Semarapura, atau kerajinan desa untuk dijaga dan dikembangkan.

Dalam sambutannya, Wabup Tjok Surya juga memberikan motivasi kepada para guru. “Jangan pernah lelah menjadi pelita, walau cahayanya kecil. Sebab dari satu lilin kecil, lahirlah fajar yang menerangi bangsa. Klungkung kecil di peta, tapi besar dalam semangat. Dari semangat para guru, saya melihat masa depan Indonesia yang terang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-80 PGRI Kabupaten Klungkung, Drs. I Wayan Janiarta, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas sumber daya manusia 2045 berada di tangan para guru.

Kegiatan HUT tahun ini bertujuan memperkokoh solidaritas, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat sinergi antara PGRI dengan pemerintah daerah serta para mitra. Sejumlah kegiatan juga telah digelar, seperti donor darah, jalan santai, webinar pendidikan, dan pameran UMKM. *** CMN= HmsKlk.

Facebook Comments

error: Content is protected !!