September 9, 2026
News

Bakar Sampah Berujung Petaka, Hutan Bambu dan Perkebunan di Tembuku Terbakar

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM)=Kelalaian saat membakar sampah berujung kebakaran lahan di Banjar Dinas Sama Geria, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli, Minggu (30/8/2026) siang. Api dengan cepat merembet dan melalap lahan perkebunan serta hutan bambu seluas kurang lebih 20 are.

Kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 12.24 Wita oleh Kelian Dinas Sama Geria, I B Nyoman Sudarma (53). Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.43 Wita. Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD dan Damkar Kabupaten Bangli, Cokorda Lanang Mahendra, mengatakan pihaknya mengerahkan dua unit armada Brush Water (BW) untuk menjinakkan kobaran api.

“Sebanyak 10 personel kami turunkan, dibantu satu orang pengemudi dan dipimpin langsung Kabid Damkar. Personel melakukan pemadaman sekaligus pendinginan,” ujar Cokorda Lanang Mahendra.

Menurut Cokorda Lanang, kebakaran menghanguskan lahan perkebunan dan kawasan hutan bambu milik I B Putu Patra. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 20 are. Kondisi lahan yang kering membuat api dengan cepat menjalar ke area perkebunan dan rumpun bambu. Beruntung, kobaran api tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun berdampak terhadap penghuni di sekitar lokasi.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Setelah sekitar 62 menit penanganan, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.45 Wita. Berdasarkan laporan awal Damkar Kabupaten Bangli, kebakaran diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang dilakukan secara kurang hati-hati. Api yang semula kecil kemudian membesar dan merambat karena kondisi vegetasi di sekitar lokasi mudah terbakar.

Cokorda Lanang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau. Aktivitas membakar sampah di lahan terbuka berisiko memicu kebakaran apabila tidak diawasi dan dipastikan benar-benar padam.

“Jangan sembarangan membakar sampah, terutama saat kondisi lingkungan kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ke lahan maupun kawasan vegetasi di sekitarnya,” imbaunya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas Damkar juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Hingga proses penanganan selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian materi akibat kejadian tersebut. *** CMN=NT///Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!