November 2, 2026
News

Ketua DPRD Buleleng Ajak Generasi Muda Maknai Sumpah Pemuda dengan Semangat Persatuan dan Karya Nyata

BULELENG (CAHAYAMAS-NEWS.COM)=Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M., berpesan sekaligus mengajak generasi muda utamanya di Kabupaten Buleleng untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan persatuan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta meningkatkan kontribusi melalui karya nyata bagi pembangunan Kabupaten Buleleng khususnya dan Bangsa Indonesia pada ummnya, guna mewujudkan masyarakat yang lebih baik, maju, dan sejahtera di segala bidang.

Lebih jauh dijelaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum penting untuk mengingat kembali semangat persatuan yang dicetuskan para pemuda Indonesia pada tahun 1928 silam. Nilai-nilai tersebut dipandang tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman kekinian, termasuk perkembangan teknologi, arus informasi digital, dan dinamika sosial di kalangan generasi muda.

Pada momentum yang baik ini, Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai generasi penerus yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak, menyaring informasi sebelum menyebarkannya, serta menghindari perilaku yang dapat memicu perpecahan. Sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong-royong juga perlu terus ditanamkan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan di tengah keberagaman,” tegas Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya seraya mendorong khususnya generasi muda Buleleng, mampu terus mengembangkan potensi diri melalui pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, serta berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Lebih jauh Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya berpesan, semangat berinovasi dan keberanian menghadapi tantangan menjadi modal penting, agar generasi muda mampu bersaing sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Generasi muda diharapkan mampu menerapkan tiga nilai utama, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati. Patriotisme diwujudkan melalui pengabdian serta tindakan nyata bagi bangsa dan negara. Kegigihan berarti pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Sementara itu, empati tercermin dari kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pesan tersebut juga menekankan bahwa semangat perjuangan harus berjalan seiring dengan kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” katanya.

Melalui Peringatan Hari Sumpah Pemuda, tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Namun lebih dari itu, momentum ini perlu menjadi pengingat, bahwa masa depan Buleleng khususnya dan Indonesia umumnya turut ditentukan oleh kualitas karakter, semangat persatuan, serta tindakan nyata generasi mudanya dalam mewujudkan cita-cita para pendahulu.

“Melalui semangat Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat solidaritas antarsesama, dan mengambil peran aktif dalam mewujudkan Buleleng yang maju, harmonis, sejahtera, dan berdaya saing,” imbuhnya. *** CMN=Tim-Red.

Facebook Comments

error: Content is protected !!