
Dapat Dukungan dan Motivasi Masyarakat, PMI Karangasem Rasakan Kenyamanan Jalani Karantina
KARANGASEM (CAHAYAMASNEWS). Sesuai hasil pemantauan Minggu (19/4/2020), para PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Karangasem yang sempat mendapat penolakan dari masyarakat Desa Sengkidu, kini mulai merasa nyaman. Pasalnya, masyarakat Desa Adat Sengkidu sudah menerimanya dengan lapang, namun dengan catatan warga PMI harus disiplin selama menjalani karantina. Begitu juga dengan banyaknya warga masyarakat Karangasem yang memberikan mereka motivasi.
Sebanyak 21 Orang PMI asal Karangasem dikarantina di Hotel Ramayana Candidasa Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis dan sebanyak 46 orang PMI yang baru tiba Sabtu (19/4) malam kemarin di Villa Taman Surgawi, Taman Sukasadha Ujung, Karangasem. Penanggungjawab tempat karantina PMI di Karangasem, I Wayan Sutapa mengatakan, untuk mengawasi para migran tersebut, pihaknya sudah membuat manajemen pengawasan di masing-masing tempat karantina.
“Semua sudah ada protafnya. Penyemprotan di lokasi karantina juga terus kita lakukan. Mereka (PMI) mendapatkan makan 3 kali sehari dengan tambahan buah-buahan,” ujar Sutapa. Pengawasan tak sebatas memantau kegiatan yang dilakukan PMI, tapi juga memberikan motivasi dan memeriksa kesehatannya setiap hari. Namun untuk mengindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, selama berjemur dan melakukan kegiatan mandiri, PMI tetap mendapat pengawasan ketat dari petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem.
Untuk menjaga tubuh tetap bugar selama karantina juga untuk menjaga imunitas tubuh tetap bagus, para PMI diwajibkan untuk berjemur dan berolah raga yang dimulai dari pukul 8.30 Wita antara 15 menit sampai 30 menit. “Astungkara sampai saat ini warga PMI yang sedang menjalani karantina masih tetap disiplin mengikuti SOP yang kita tentukan,” jelas Sutapa.
Disore hari para PMI juga diberikan kegiatan mandiri agar merasa lebih rilexs. Mereka melakukan bersih-bersih di areal hotel dan berolahraga. “SOP nya memang seperti itu, kita tidak berani memberikan kegiatan melebihi dari yang sudah ditentukan. Pengawasan juga kita lakukan secara bergilir,” ujar Sutapa. *** Cahayamasnews.com/Tim-02.









Facebook Comments