September 10, 2026
News

Batal Resepsi Pernikahan, Dananya Disumbangkan untuk  Warga Kurang Mampu

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Di tengah mewabahnya Pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat khususnya dalam bidang ekonomi. Guna meringankan beban masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok, pengusaha muda Dangka Agus Adipurwa (29) yang akrab dipanggil Agus Ambasador asal Banjar Bebalang, Bangli melalui dana resepsi yang rencannya akan dilaksanakan pada 22 Juni  mendatang, karena situasi dan kondisi seperti sekarang ini dialihkan untuk disumbangkan kepada warga yang memerlukan sebanyak 150 paket dan langsung memberi paket sembako kepada masyarakat yang terdampak di  4 kecamatan , Kamis (23/04/2020).

Dijelaskan, resepsi pernikahan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang, namun melihat situasi yang kurang memungkinkan untuk dilaksanakan,walaupun saat itu kondisi sudah aman dampak penyebaran Covid 19, tetapi untuk memulihkan perekonomian masyarakat memerlukan waktu yang sangat lama, terutama ekonomi masyarakat menengah ke bawah sangat dirasakan. Acara yang menelan biaya ratusan juga sudah direncanakan sejak bulan Januari rasanya tidak bisa terwujud. “Karena rasa kemanusiaan akhirnya dana resepsi itu saya alokasikan untuk bansos bagi warga yang pantas diberikan bantuan akibat dampak penyebaran Covid 19, rasanya lebih tepat dan bermanfaat, ” jelasnya.

Bantuan tersebut berupa 2000 buah masker,150 paket sembako yang isinya, 5 kg beras, minyak goreng, 10 bungkus mie instan, teh, 30  butir telor, dan uang dari Rp.100 ribu hingga Rp. 1 juta. ”Uang yang saya berikan tergantung dari konstasional yang menerima bantuan, nilainya berpariasi, yang diutamakan warga kurang mampu, cacat, dan juga yang terdampak sehingga menjadi pengangguran,” ujarnya.

Pihaknya berharap terutama para wirausaha yang ada di Bangli khususnya, dan di Bali umumnya untuk ikut berpartisipasi membantu warga yang kurang mampu akibat dampak dari covid-19. “Sekaranglah saatnya untuk membantu. Kita saja sebagai pengusaha merasa sulit, apalagi yang mencari penghidupan di garis keminkinan, maka lebih sulit lagi. Maka mereka harus dibantu dengan tulus ikhlas, sehingga bantuan itu akan lebih bernilai,” katanya. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!