September 10, 2026
News

Belasan Lansia di Desa Tegallinggah Terima BLT

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Ternyata di balik wabah virus corona (covid-19) yang tergolong sangat menakutkan itu menyimpan menyimpan makna sangat mendalam. Dimana sejak mewabahnya virus tersebut rasa kemanusia untuk saling berbagi kian hari semakin terbangun dengan kuatnya, terutama kepada masyarakat kurang mampu. Berbagai pihak, baik secara instansi, kelompok, bahkan pribadi berlomba memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Demikian juga yang dilakukan di Desa Tegallinggah, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, belasan Lansia mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT), Senin (11/5/2020).

Perbekel Desa Tegalinggal I Gede Sudiarsa, di sela sela melayani warganya mengatakan, sebelum melakukan pembagian tersebut pihaknya terlebih dahulu melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes), menyikapi situasi tentang cara membuat rekening, tentang penerima BLT yang bersumber dari dana desa. Penduduk Desa Tegallinggah berjumlah 154 KK miskin, yang datanya sudah didapat dari petugas Satgas Covid-19, yang ditunjuk melalui Kawil yang ada di Tegallinggah. “Hasil pendataan warga penerima BLT, itupun sesuai dengan hasil Musdes yang disepakati karena ada menyatakan bahwa situasi yang tidak memungkinkan untuk buka rekening ataupun kerjasama dengan Bumdes, karena Bumdes di Desa Tegallinggah tidak memiliki program simpan pinjam, melainkan hanya pinjaman saja,” ujarnya.

Gede Sudiarsa menambahkan, mekanisme pencairan BLT Dana Desa di Desa Tegallinggah, sesuai yang disampaikan oleh pemerintah pusat, bahwa pencairannya  dilaksanakan pada tanggal 6 Mei lalu. Saat pencairan tersebut pihak desa juga mengundang dan menggandeng pihak terkait untuk menyaksikan secara langsung. Penyerahan bantuan itu  dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lainnya. Pada kesempatan itu, Perbekel Gede Sudiarsa tak henti-henti mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu disiplin mengikuti imbauan pemerintah, menjaga jarak, dan membiasakan diri hidup sehat dengan selalu mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, dan selalu jaga jarak.

Mengingat penerima BLT di Desa Tegallinggah, kebanyakan Lansia/jompo, perbekel berinisiatif menjemput bola. Dimana, pihak desa (tim) membawakan bantuan tersebut langsung ke rumah-rumah warga penerima bantuan itu dengan disaksikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa. “Hal ini dilakukan untuk mempercepat dan menghindari kerumunan masyarakat sesuai imbauan pemerintah. Mudah-mudahan wabah ini secepatnya berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali berkativitas seperti sebelumnya tanpa dibayangi rasa ketakutan,” ujarnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!