September 10, 2026
News

Status Aktivitas Gunung Agung Diturunkan, Pasebaya Siapkan Jalur Tracking di Lingkar Gunung Agung.

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Aktivitas Gunung Agung di Karangasem cendung menurun, serta diturunkannya status tingkat aktivitas Gunung Agung dari level III (Siaga) menjadi level II (Waspada) pada Kamis 16 Juli 2020 lalu. Hal ini membuat harapan baru bagi masyarakat penghobi  wisata mendaki  gunung tertinggi di Bali ini. Penurunan status tersebut, disambut oleh Ketua Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana saat dikonfirmasi via telepon Rabu (22/7/2020). Mengingat sudah lama masyarakat setempat tidak ada aktivitas wisata di sekitar lingkar Gunung Agung ini, Pawana mengaku telah mempersiapkan jalur tracking. “Untuk tahap awal, kami  berencana mendirikan dua pos penjagaan yakni di Pura Pasar Agung Sebudi dan di sekitar Pura Agung Besakih tepatnya di Banjar Temukus,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk jalur tracking masih terbatas, yakni pengunjung hanya akan diijinkan tracking pada zona yang ditetapkan saja. Tentu sesuai dengan larangan yang dikeluarkan sekarang oleh PVMBG hanya melarang adanya aktivitas di 2 km di bawah puncak Gunung Agung. “Pendakian masih belum boleh dilakukan hingga ke puncak, karena radius bahaya masih berada pada 2 km dari puncak. Wisata tracking ini hanya diperbolehkan di sekitar lingkar Gunung Agung di bawah 2 km dari puncak,” katanya.

Sekretaris Relawan Pasebaya Gunung Agung, I Wayan Suara Arsana, menyampaikan hal sama, ya pasca turun status, Pasebaya bersama  pengurus lainnya masih persiapan untuk  memberikan panduan dan jasa komunikasi serta safety bagi para pendaki dengan tetap mengacu pada larangan oleh  PVMBG, yakni level 2 radius 2 km saja dari kawah puncak.

“Nantinya pendaki tidak bisa melewati batas yang telah ditentukan. Persiapan yang dilakukan Pasebaya yakni menyediakan trek jalan ke puncak agar tidak ada yang tersesat,” ujar Suara. Suara juga menjelaskan jika setiap pendaki siapapun itu, nantinya diwajibkan terdaftar di Pasebaya untuk memudahkan dalam memberikan pertolongan bilamana terjadi sesuatu. Jadi pasebaya tetap melarang pendaki naik sampai ke puncak Gunung Agung, karena masih berada di level II, makanya wisata pendaki hanya sampai di lingkar Gunung Agung, sesuai dengan judul wisatanya yakni “Wisata Tracking Lingkar Gunung Agung” Artinya, bukan ke puncak Gunung Agung,” tegasnya.

Demi kenyamanan wisatawan dalam melakukan tracking di lingkar Gunung Agung. Pasebaya berharap bagi pengunjung yang ingin melakukan tracking diwajibkan untuk terdaftar di Pasebaya, dimana nantinya wisatawan yang naik untuk tracking akan mendapatkan ID Card. “Pasebaya akan memberikan radio komunikasi ke setiap pendaki. Tujuannya agar lebih mudah memantau dari bawah,” ungkapnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!