
Bupati Bangli Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Agung 2020
BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 ini menandai dimulainya Operasi Kepolisian Terpusat dalam rangka Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar ini dihadiri langsung Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K.,M.I.K., Kasdim 1626/Bangli Novi Efendi Ketua FKUB Bangli Drs. I Nyoman Sukra, Kadis Perhubungan Kabupaten Bangli dan Muspika Se-Kabupaten Bangli dan segenap unsur terkait lainnya Senin(21/12/2020).
Selain itu pelaksanaan Apel Gelar pasukan ini juga melibatkan unsur TNI dari Kodim 1626/Bangli, Sat Pol PP Kabupaten Bangli, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan hingga perwakilan Pecalang. Saat dikonfirmasi Kapolres Bangli mengatakan, operasi yang dilaksanakan selama 15 hari ini melibatkan 54 personel yang dibantu oleh personel penebalan sebanyak 100 personel, dalam pelaksanaan operasi ini juga pihak Kepolisian menyiapkan dua pos pengamanan dan 1 pos pelayanan. “Dalam operasi ini kami menyiapkan dua pos pengamanan yakni di Penelokan dan di Gereja Marga Rahayu serta satu pos pelayanan di Pengelipuran,” ujar Kapolres.
Dirinya juga menegaskan bahwa pelaksaan operasi kali ini berbeda dengan operasi sebelumnya dikarenakan dilakukan ditengah merebaknya virus Covid-19 sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya.“Selain melaksanakan pengamanan anggota juga harus menerapkan protokol Kesehatan dalam melaksanakan tugas serta tetap melakukan pendisiplinan kepada masyarakat,” tandasnya.
Selesai acara dilanjutkan dengan meninjau langsung ke lokasi pos pengamanan pengamanan yakni di Penelokan dan di Gereja Marga Rahayu dan satu pos pelayanan di Penglipuran.
Sementara Bupati Bangli I Made Gianyar menyebutkan operasi Lilin Agung telah dilakukan secara rutin, namun tahun ini adalah tahun yang sangat special dikarenakan dilakukan ditengah Pandemi Covid 19. “Kita yakin semua orang ingin sehat, namun untuk sehat kali ini disiapkan oleh pemerintah dalam upaya mencegah Covid-19. Kita tidak ingin perayaan Natal dan tahun baru 2021 ini menjadi klaster penularan Covid-19,” katanya.
Disinggung soal objek wisata yang telah dibuka, kata Gianyar, pada prinsipnya semua objek wisata telah dibuka. Namun yang menjadi barometer kunjungan wisatawan yakni Objek Wisata Penelokan dan Objek Wisata Penglipuran. “Objek wisata di Kabupaten Bangli hampir semua sudah tersertifikasi dalam penerapan pertokol kesehatan, sehingga sudah layak untuk dikunjungi,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-Agung Natha.









Facebook Comments