September 10, 2026
News

Cegah Klaster Baru Covid-19 Saat Libur Tahun Baru, Satgas Enforce Bangli Sidak Tempat Wisata

BANGLI (CAHAYAMASNES.COM). Kegiatan Perayaan Pergantian Tahun Baru 2021 di wilayah Kab. Bangli dapat berjalan aman dan kondusif dari hasil pantauan dan laporan dari masing-masing Kecamatan se-Bangli sampai saat ini tidak ada kegiatan perayaan tahun baru yang mengundang kerumunan masyarakat. “Hal ini terbukti apa yang selama ini kita lakukan sosialisasi dan edukasi oleh satgas kepada warga masyarakat berjalan sukses,” kata Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P., (01/01/2021)

Di awal tahun 2021 ini operasi yustisi masih tetap dilaksanakan sampai masyarakat benar-benar sadar dan memahami pentingnya mematuhui protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19. Seperti hari ini operasi kita laksanakan secara serentak di wilayah Kab. Bangli kususnya di tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan libur tahun baru seperti di wilayah Kec. Kintamani Bangli.

Lebih lanjut dikatakan lokasi Patroli Satgas Gabungan Enforce Kerumunan Bangli dalam rangka penerapan disiplin dan Gakkum Protokol Kesehatan Covid-19 di 4 titik yaitu di anjungan Penelokan, di sepanjang jalan obyek wisata Penelokan meliputi tempat Restauran – restoran dan di Di depan P5ura Ulun Danu Batur serta di Pasar Agung, Seked dan obyek wisata Toyadevasya. “Dalam operasi tersebut masih di temukan beberapa pelanggaran dengan dilakukan penindakan mulai dari sanksi teguran lisan dan tertulis, sanksi fisik seperti pus up dan sanksi sosial berupa menyayikan lagu kebangsaan,” ujarnya

Patroli Gabungan Satgas Enforce Kerumunan Kab. Bangli bertujuan dalam rangka penerapan Disiplin dan Gakkum Protokol Kesehatan Covid-19 untuk meningkatkan partisipasi aktif warga masyarakat dalam mencegah/memutus rantai penularan dan penyebaran Covid-19 serta untuk terciptanya pemulihan berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi secara produktif dan aman serta untuk mengurangi dampak psikologis warga masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Secara umum masyarakat sudah mengetahui dan memahami tentang kewajiban mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19 namun masih ada masyarakat yang tidak mengenakan masker dengan berbagai alasan, yang mengaku lupa, merasa tidak nyaman dan sebagainya,” ujarnya. Ditambahkan, kegiatan pendisiplinan tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis agar masyarakat sadar bahwa di tengah pandemi Covid-19 penting menerapkan protokol kesehatan, terlebih pada saat ini warga masyarakat yang sedang beraktivitas di tengah keramaian. *** Cahayamasnews.com-Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!