
Pelaksanaan U S Tingkat SMPdi Bangli Dengan Tatap Muka Menerapkan Protokol Kesehatan
BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Bersama Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, didampingi Plt. Kadisdikpora Bangli I Dewa Agung Putu Purnama, Sekdisdikpora Kabupaten Bangli I Nengah Wikrama,dan Kepala Bagian Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Kabupaten Bangli I Putu Maha Edi. melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tingkat SMP di 4 Kecamatan dengan dibagi menjadi 2 lokus, yakni Bupati Bangli di Kecamatan Bangli dan Susut, sedangkan Wakil Bupati Di Kecamatan Kintamani dan Tembuku, Senin,(29/03/2021)
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, di sela-sela melaksanakan monitoring menyampaikan, ujian sekolah tingkat SMP kali ini berjalan dengan lancar dan tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Pelaksanaan monitoring di 2 sekolah yakni di SMPN 1 Susut dan SMPN 1 Bangli. “Di SMPN 1 Susut dari jumlah siswa sebanyak 274 peserta ada 5 orang yang tidak ikut ujian sekolah karena tidak diijinkan oleh orang tuanya. Sedangkan di SMPN 1 Bangli dari jumlah peserta 259 siswa, 100 % siswa ikut melaksanakan ujian sekolah, ujarnya,
Lebih lanjut disampaikan, mudah-mudahan dengan dilaksanakan ujian tatap muka ini sekaligus ajang uji coba untuk ke depannya supaya dilaksanakaan belajar tatap muka. Tetapi tentunya harus dilaksanakan secara bertahap dan tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan ketat. Pihaknya sangat mengapresiasi kepada para siswa dan pihak sekolah karena sebelum dilaksanakaan ujian sekolah ini semua ruangan kelas disemprot, tempat duduk siswa pun tetap mengedepankan jaga jarak, dan juga anak-anak membawa bekal dari rumah, demi menghindari kerumunan siswa.
Bupati juga mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan, Komite Sekolah dan orang tua siswa karena banyak sekali harapan orang tua siswa agar dilaksanakan belajar mengajar tatap muka ini bisaterlaksana. Sementara itu Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar juga menambahkan, dari 2 sekolah yang ditinjau yakni SMPN 1 Kintamani dan SMPN 1 Tembuku, dimana SMPN 1 Kintamani jumlah siswa yang ikut ujian sekolah tatap muka sebanyak 350 orang dan 7 orang siswa mengikuti ujian daring, dengan alasan sakit.
Sedangkan di SMPN 1 Tembuku siswanya 100% mengikutu ujian sekolah tatap muka. Pihaknya berharap dengan dimulainya ujian tatap muka ini kedepan bisa melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka. “Disamping itu dengan 1 tahun menghadapi belajar daring ada kejenuhan siswa dan juga kekangenan siswa dengan teman-teman dan para guru,” katanya. *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.









Facebook Comments