September 10, 2026
News

Buka Rapat Dewan Ketahanan Pangan Semester II tahun 2021, Bupati Minta OPD Bersinergi  Mantapkan Ketahanan Pangan

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Ketahanan pangan adalah hak asasi setiap warga negara yang harus difasilitasi pemenuhannya oleh pemerintah. Oleh karena itu semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Dewan Ketahanan Pangan harus bersinergi sesuai peran masing-masing dalam upaya memantapkan ketahanan pangan di daerah.  Demikian dipaparkan Bupati Bangli  Sang Nyoman Sedana Arta saat membuka rapat Dewan Ketahanan Pangan Semester II tahun 2021, yang diselenggarakan di Aula Dinas PKP Bangli,  Selasa  (27/4/2021).

Hal ini menjadi sangat penting mengingat banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Salah satunya adalah ketidak seimbangan pertumbuhan produksi dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Jadi program aksi pemantapan ketahanan pangan masyarakat, harus dipersiapkan dan jalankan secara terkoordinasi dengan lintas sektor dalam program jangka pendek, jangka  menengah dan jangka panjang.  “Kemandirian pangan harus memperhatikan potensi sumberdaya alam dan sosial budaya masyarakat yang sangat tergantung pada beras. Untuk itu upaya percepatan diversifikasi konsumsi pangan harus dilakukan dengan cara mendorong pengembangan teknologi dan usaha pengolahan pangan guna meningkatkan nilai tambah  dan nilai sosial,”terangnya.

Kata dia lagi, OPD terkait harus  meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang makanan yang beragam, bergizi seimbang dan aman sejak usia dini dan kampanye diversifikasi konsumsi pangan. Disamping itu, jelasnya, juga dipandang perlu untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat dan dunia usaha yang berjasa dalam pengembangan diversifikasi pangan.  “Untuk mendukung tugas-tugas tersebut maka kegiatan Dewan Ketahanan Pangan agar lebih difokuskan pada peningkatan peran kinerja dan pemantapan perumusan kebijakan ketahanan pangan serta meningkatkan  koordinasi dan evaluasi,”pintanya. Seraya menambahkan, hasil rumusan pertemuan ini dapat dijadikan acuan utama dalam pelaksanaan program di tahun-tahun mendatang.

Ketua Harian Dewan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Bangli I Nyoman Widiana dalam laporannya menyebutkan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) 83/2006, Dewan Ketahanan Pangan setidaknya melakukan rapat 2 kali dalam setahun. Berkaitan dengan hal tersebut Dewan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Bangli melakukan rapat evaluasi untuk memantapkan ketahanan pangan tahun 2020 yang bertujuan untuk mengevaluasi dan menyusun kebijakan pembangunan ketahanan pangan Kabupaten Bangli, sebagai rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten dalam rangka memantapkan ketahanan pangan di daerah.

Ditambahkan, merujuk pada UU Nomor 18/2012, Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga yang tercermin dari tersediannya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, merata dan terjangkau. “Berkenaan dengan hal tersebut ada tiga aspek indikator ketahanan pangan yakni Ketersediaan, Distribusi, dan Konsumsi,”katanya.

Pada kesempatan itu Bupati Bangli menyerahkan batuan berupa kegiatan sumber-sumber air ditjen PSP Kementerian RI dan kegiatan aspirasi kepada 5 perwakilan penerima yakni Subak Anyar Kelurahan Cempaga Bangli dengan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier, Subak Abian Abang Bias Puspasasi Desa Abang Songan, Kintamani dengan kegiatan Embung, Subak Abian Bingin Desa Siakin Kintamani dengan kegiatan Irigasi Perpompaan, Kelompok Tani Ternak Merta Urip Desa Songan B Kintamani dan Kelompok Tani Sami Asih Desa Songan A Kintamani dengan kegiatan UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik). *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!