PEMBUKAAN FESTIVAL SEMARAPURA KE-IV DISELIMUTI AURA MISTIS TARI SAKRAL TELEK JUMPAI Aura mistis menyelimuti pembukaan Festival Semarapura ke-IV di area Catus Pata Klungkung dan Monumen Puputan Klungkung Minggu (28/4). Dengan durasi 28 menit, tarian sakral Telek Jumpai ditarikan secara kolosal
Bali
MANAJEMEN, PIMPINAN, DAN STAF MAJALAH NUANSA BALI BESERTA NUANSA BALI.COM, MENGUCAPKAN DIRGAHAYU KOTA GIANYAR KE-248, HARI PUPUTAN KLUNGKUNG DAN HUT KOTA SEMARAPURA KE-27. SEMOGA MAKIN JAYA DAN MAJU MENUJU MASYARAKAT GIANYAR DAN KLUNGKUNG YANG AMAN DAN SEJAHTERA. RAHAYU, RAHAYU, RAHAYU.
Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengikuti rangkaian upacara nedunang Ida Bhatara serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Jumat (1/3). Usai melakukan persembahyangan, Gubernur berharap agar semua umat Hindu baik di Bali maupun di luar Bali dapat terlibat dalam pelaksanaan karya yang
Prosesi Pasupati Petapakan Ratu Gede Sakti Puseh Dasar Senganan Kanginan di Pura Luhur Pucak Bukit Sari Oleh: Ni Wayan Eko Yuliyastuti, S.Pd Bertepatan rahina Anggara Paing Medangkungan, Selasa (31/7/2018) pukul 14.00 wita, warga Desa Pakraman Pacung, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, mendak Petapakan Ratu Gede Sakti Puseh Dasar Senganan Kanginan, Kec.
Burungnya Para Dewa, Pengantar Roh ke Swarga Loka Manuk Dewata adalah salah jenis burung yang disakralkan umat Hindu. Pasalnya, dalam upacara ritual Pitra Yadnya burung ini digunakan sebagai Manuk Dewata berfungsi sebagai sarana ‘Pengubes-ubes’saat upacara Pitra Yadnya yakni pada saat mengantar jenasah ke kuburan yang diyakini sebagai pengantar sekaligus pembuka jalan
Oleh: I Nengah Rasmiati Sebelum membahas tentang jenis, bentuk, dan makna ketupat upakara, marilah kita terlebih dahulu menengok ke belakang kapankah munculnya ketupat dalam Hindu. Kita telah ketahui bersama, sebagai umat Hindu hendaknya senantiasa menjalankan ajaran agama Hindu jangan sepotong-sepotong. Dalam Tri Kerangka agama Hindu ada disebutkan Tattwa yakni
MANGGALA MAJELIS ALIT DESA PAKRAMAN KUTA UTARA, BADUNG MENGUCAPKAN HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN. (Dumogi sareng sami ngamolihang kerahayuan lan kerahajengan).
Dikutip dari buku “Jejak Manusia dan Negara Singa” karya Ngurah Paramartha NUANSABALI.COM – Kawista atau dikenal pula dengan nama Bulian (Bulih – asal – awal – kemulan) merupakan lokasi istana Wangsa Warmadewa yang memerintah dari abad ke-10 hingga akhir abad ke-12, dengan raja-raja tercatat dalam prasasti: Kesari Warmadewa (Ugrasena Warmadewa),
Pura Alas Arum Batur, demikian krama pangempon lan panyungsung menyebutnya. Pura ini terletak di Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli. Lokasinya berdekatan dengan Pura Ulun Danu Batur, tepatnya di bagian timur (luan), berdampingan dengan Pura Pande Batur dan Palinggih Ida Ratu Mbah Api. Pura yang wali atau piodalan-nya jatuh setiap panglong ping kalih Purnama











