“KEBENARAN SEJATI BEKERJA DI RUANG SUNYI” Oleh: I Ketut Murdana (Rabu, 13 Mei 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Penguasa Alam Semesta “selalu bekerja” melalui Kuasa Sunyi Senyap-Nya, menciptakan keadilan untuk semua ciptaan-Nya. Kekuatan yang maha sakti itu, amat
Seni dan Budaya
“MASALAH DI TENGAH MASALAH” Oleh: I Ketut Murdana (Jumat, 01 Mei 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Berinteraksi melalui pengetahuan material dan spiritual dalam suasana aksi dan reaksi, personal dan inter-personal, menyelaras, mencapai hidup damai bertoleransi. Demikian pula sebaliknya menjadi intoleran, menentang yang lainnya dengan kekuatan persepsi
“KEBENARAN SEDANG TERTUTUP” Oleh: I Ketut Murdana (Sabtu, 25 April 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Ketika “kebenaran” sedang tertutup sifat-sifat buruk kegelapan asura, di jaman Kaliyuga ini, bagaikan matahari sedang ditutupi mendung awan gelap. Menggelorakan sifat-sifat licik, tipu-tipu, dengki, irihati, napsu, egoistik dan seterusnya
“Landep: Penyatuan Hening, Saling Memberi dan Menerima Lalu Merefleksi”. Oleh: I Ketut Murdana (Sabtu, 18 April 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Rasa hening amat sulit dicapai dan dapat dirasakan, ditengah-tengah super kesibukan di dunia material. Apabila tanpa diimbangi kesadaran sungguh, berprilaku “menghening” untuk mengimbangi gerak ambisi
“LANDEP; KESADARAN BER-ENERGI SUCI, MENEMBUS KEGELAPAN” Oleh: I Ketut Murdana (Jumat, 17 April 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Ditengah-tengah dinamika gelombang limbah lumpur polusi, akibat prilaku sifat-sifat asura, menggelapkan situasi dunia. Berbau busuk semakin menyengat. Meluberkan perang intrik, isu buruk, bulian rujak merujak, korupsi menggila,
PAGER WESI, HARAPAN DAN TANTANGAN. Oleh: I Ketut Murdana (Rebo, 08 April 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Pengetahuan “suci kebenaran”, belum merupakan kebutuhan intensif dan utama bagi insan-insan kebanyakan saat ini. Walaupun telah dikondisikan dalam suasana religiusitas nan formal. Lalu tak sadar memerosotkan martabat diri perlahan-lahan. Mengubah
“BANGKIT BERSAMA CINTA KASIH” Oleh: I Ketut Murdana (Kemis, 26 Maret 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Ketika berbicara kebahagiaan rohani, yang diliputi penuh cinta kasih melalui jalan spiritual, memang persoalan yang amat luas, dalam dan dangkal, keras dan halus, pahit dan manis, buruk dan baik selalu berdampingan. Semua itu ada dan dapat dirasakan
“Kedamaian Angan-angan Sepi di Jaman Kaliyuga” Oleh: I Ketut Murdana (Kemis, 12 Maret 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Kedamaian sebagai nilai spiritual adalah “ketenangan” yang terefleksi dari tata tertib (tata laksana pengetahuan yang beretika) yang berada di atas nilai-nilai positif dan negatif yang terpancar dari kesadaran akan realitas di
“Dharma Dalam Kesadaran Teks, Dalam Refleksi Prilaku” Oleh: I Ketut Murdana (Selasa, 10 Maret 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Kebajikan atau dharma, yang didasarkan pada kebenaran, telah didefinisikan sebagai hukum keadilan dan keselarasan, yang bersatu padu dalam struktur alam semesta seperti yang dikehendaki Tuhan, melalui pengetahuan suci yang
“Posisi Kreatifas Seni Dalam Kesadaran Spiritual” Oleh: I Ketut Murdana (Senin, 9 Maret 2026). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Ketika kreatifitas seni dan ekspresinya diposisikan pada ruang ilusi, imaji dan intuisi saja, maka seni hanya menggerakkan pengetahuan di ranah material transisional. Ilusi dan imaji ada pada ruang transisi, bayang-bayang yang












