News

Bupati Made Gianyar  Kunjungi Transmigrasi Asal Bangli  di Sulteng Warga Harapkan Bantuan Gong

BANGLI (Cahayanews). Untuk mengetahui kondisi masyarakatnya di daerah transmigran, Bupati Bangli I Made Gianyar kembali melakukan lawatan ke lokasi penempatan masyarakat asal Bangli di Desa Lantula Jaya, Kecamatan Winta Ponda, kabupaten Morowali, Sulawasi Tengah. Dalam kunjungan selama 4 hari itu, Bupati Bangli I Made Gianyar juga mengadakan pengobatan gratis di lokasi.

Rombongan Bupati Bangli sebelumnya disambut di Bandara Morowali oleh Camat Wita Ponda H.Arsail didampingi Kadisdikpora Muhamad Adzan,Kepala Desa Laantula Jaya Adiyono  selanjutnya  diterima di Balai Desa setempat. Kepala Desa Laantula Jaya Adiyono  memberikan apresiasi kepada Bupati Bangli Made Gianyar  yang  begitu peduli dengan warganya yang jauh dirantauan.  “Beliau sungguh pemimpin yang perduli dan bertanggungjawab,” ujarnya. Dia lanjut menjelaskan, di Desa Laantula sejak tahun 1986 dihuni 500 KK warga tranmigran yang berasal dari pulau Jawa, Lombok dan Bali. Khusus untuk warga Kabupaten Bangli jumlahnya mencapai 25 KK atau 251 jiwa. “ Selama 33 tahun jumlah warga trasn telah mencapai 1.227 KK dengan hampir 4 ribu jiwa,”akunya. Dia lanjut menyampaikan harapan masyarakat Bangli yang ada Laantula agar diberikan bantuan sepagkat gong untuk keperluan odalan di pura setempat.

Bupati Bangli  Made Gianyar pada kesempatan itu  memberikan motivasi kepada warga transmigrasi khususnya warga Bangli dan umumnya warga Bali agar dalam kehidupanya di tempat yang baru ini mampu membawa perubahan pada dirinya sendiri. Pihaknya juga berpesan agar warga transmigrasi bisa berbaur dan bersatu dengan penduduk lokal, dan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan daerah. “Dimana bumi dipijak disana langit dijungjung. Warga Bangli datang ke sini untuk mencari penghidupan, bukan mencari musuh,”tegasnya. Menanggapi ada permintaan gong dari warga, Gianyar, berjanji akan menindak lanjutinya, melalui hibah Kabupaten Bangli kepada pihak Ketua Peguyuban warga Bangli di Desa Laantula Jaya diperuntukkan untuk krama Bali. “Kita akan memperjuangkan bantuan gong ini sehingga masyarakat Bali disana memiliki gambelan untuk pelaksanaan upacara,”ucap orang nomer satu di Pemkab Bangli itu.

Saat tatap muka di rumah warga Made Oka Pande, Bupati Made Gianyar, menyerahkan bantuan Rp. 70 juta yang merupakan urunan dari masing-masing OPD. Bantuan tersebut diperuntukan untuk modal koperasi sebesar Rp. 50 juta, sementara  Rp. 20 juta disumbangkan untuk 4 pura yakni Pura Adat Eka Prana, Pura Adat Satia Buana, Pura Adat Eka Karsa, dan Pura Adat Tirta Wangi dimana pengemponnya warga Hindu asal Jawa. Masing-masing menerima bantuan Rp. 5 juta. Bantuan diserahakan bupati kepada Ketua Peguyuban warga Bangli I Wayan Eka Ariawan warga asal Banjar Tingkad Batu, Desa Jehem, Tembuku. *** Cahayamasnews.com/Agung Nata

Facebook Comments