Bali

Implementasikan Program Peduli Kelestarian Lingkungan, Peringatan HUT Pasraman Veda Dharma Bhakti Diisi Bhakti THK

BULELENG (CAHAYAMASNEWS). Guna mengimplementasikan secara nyata salah satu program yang dimiliki Pasraman Veda Dharma Bhakti yang beralamat di Banjar Tegal, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, dalam menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-7 tahun mengisi dengan kegiatan Bhakti THK (Tri Hita Karana) dengan menanam ratusan pohon berbagai jenis. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Himpunan Pensiunan Kehutanan Bali Utara dan masyarakat Desa Banyupoh serta petugas Kehutanan desa setempat, Minggu (19-1-2020) yang lalu. Demikian disampaikan Ketua  Pasraman Veda Dharma Bhakti Jro Mangku I Made Suharta,S.H., kepada media Cahayamasnews.com.   

Lebih lanjut Jro Mangku I Made Suharta, menjelaskan, kegiatan Bhakti THK (Tri Hita Karana) dipusatkan di Pura Puak Manik, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, dengan menanam 4 jenis pohon di antaranya; 100 pohon kamboja yang ditanam secara teratur sesuai dengan nomornya, selain itu juga beberapa pohon beringin dan pudak. “Penanaman ratusan pohon itu dilakukan di sepanjang pinggir jalan masuk menuju Pura Pucak Manik dengan medan menanjak sepanjang kurang lebih 450 meter. Kegiatan ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik dengan instansi terkait termasuk desa dinas dan desa adat serta pengempon pura,” ujar Jro Mangku I Made Suharta yang dikenal ramah dan murah senyum ini menjelaskan.

Kegiatan Bhakti THK ini lanjut Jro Mangku I Made Suharta, dilakukan bertujuan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana serta untuk mengimplementasikan kepeduliannya terhadap lingkungan yang belakangan banyak mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh oknum-oknum yang hanya bisa menebang tanpa mau melestarikan dengan menanam kembali. Tak heran jika banyak bencana yang terjadi belakangan ini seperti tanah longsor, banjir, kekeringan, dan lainnya.

“Pasraman Veda Dharma Bhakti sendiri memiliki keunikan hari lahir/hari berdiri yakni pada tanggal 12-12-2012. Kegiatan Bhakti THK ini secara spiritual adalah bertujuan untuk SI-BETI (Sisa Hidup Bekal Mati). Artinya, apa yang dilakukan saat ini hanya untuk memperbanyak karma baik sebagai bekal untuk kembali ke rumah wayah menghadap Hyang Kuasa (alias mati-red),” tutur Jro Mangku I Made Suharta seraya menambahkan bahwasannya pembibitan pohon yang ditanam saat ini dilakukan sejak 2 tahun yang lalu. Kegiatan ini juga diisi dengan persembahyangan bersama serta diakhiri acara dharma tula.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini bisa memotivasi masyarakat untuk peduli dengan kelestarian lingkungan dengan rutin menanam pohon di lingkungan tinggalnya masing-masing. Ini sangat penting mengingat manusia dan makhluk hidup lainnya sangat tergantung pada keselamatan dan kelestarian alam lingkungannya. Untuk itu Jro Mangku I Made Suharta mengajak kepada masyarakat untuk mengajarkan pentingnya selalu menjaga kelestarian lingkungan kepada generasi muda yang ditanamkan sejak usia dini.  *** Cahayamasnews.com/Andi.

Facebook Comments