News

6442 ASN Belum Terima TPP Selama Dua Bulan, Dewan Panggil Eksekutif Gelar Rapat Carikan Solusi

DPRD KARANGASEM (CAHAYAMASNEWS). Begitu mendengar informasi dari sejumlah ASN tentang persoalan atas keterlambatan pembayaran TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai bagi 6442 ASN, Dewan Karangasem yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Gede Dana, S.Pd., M.Si., menggelar rapat dengan memanggil eksekutif yang membidangi. Rapat kerja ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi sehingga sampai terlambat membayarkan upah yang merupakan hak mereka, termasuk mencarikan solusinya sehingga apa yang menjadi haknya bisa dibayarkan secepatnya. Demikian ditegaskan Ketua DPRD Karangasem, Gede Dana usai memimpin rapat kerja tersebut, Senin, 23 Pebruari 2020.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II, I Komang Agus Kertiana dari Partai NasDem, dan Wakil Ketua III, I Wayan Parka dari Partai Gerindra. Sementara dari eksekutif dihadiri oleh Asisten I, Wayan Purna didampingi OPD terkait. Ketua DPRD I Gede Dana dalam rapat itu meminta kepada Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) I Made Sujana Erawan, untuk menjelaskan persoalan dan kendala apa sesungguhnya yang menyebabkan keterlambatan pembayaran tersebut serta meminta agar segera bisa dibayarkan.

“Saya merasa kasihan sampai saat ini mereka belum menerima TPP  itu, padahal mereka sangat membutuhkan untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari terlebih untuk yang beragama Hindu ada moment hari raya Galungan dan Kuningan, maka sudah barang tentu banyak memerlukan biaya. Untuk yang hanya mengandalkan dari uang TPP, maka mereka akan kelimpungan dan terpaksa mencari hutang sana-sini, kan kasihan mereka,” ujar Ketua DPRD Karangasem ini menegaskan seraya meminta kepada eksekutif agar secepatnya bisa mencairkan dana tersebut, terlebih masih dalam suasana hari raya.

Pihaknya mendorong agar sebelum hari raya Kuningan, mereka sudah bisa menikmati uang TPP tersebut bagaimanapun caranya. “Karena uang itu sangat dibutuhkan terutama bagi yang berpenghasilan sangat minim, maka saya minta tolonglah bantu mereka agar secepatnya uang tersebut bisa dicairkan, sehingga bisa meringankan beban mereka dalam menyambut dan merayakan hari suci Galungan dan Kuningan seperti saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi persoalan itu pihak eksekutif yang dihadiri langsung oleh Kepala BPKAD I Made Sujana Erawan menjelaskan, bahwa keterlambatan itu disebabkan sejumlah faktor kendala administrasi dan saat ini masih dalam proses pencairan. “Saat ini pencairan uang TPP ASN itu masih dalam tahap pencairan dan saya usahakan sebelum hari raya Kuningan sudah bisa dibayarkan dan bisa dinikmati. Mudah-mudahan proses administrasinya secepatnya bisa diselesaikan sehingga uang itu juga segera bisa dicairkan dan bisa digunakan untuk kebutuhan merayakan hari raya Kuningan,” ujar Kepala BPKAD I Made Sujana Erawan seraya meminta maaf kepada semua pihak atas keterlambatan dan ketidaknyamanan tersebut. *** Cahayamasnews.com/Tim-01.

Facebook Comments