News

Penanganan Sampah Dinilai Belum Maksimal, Dewan Gelar Rapat Tertutup dengan Eksekutif

DPRD Karangasem (Cahayamasnews). DPRD Kabupaten Karangasem menilai penanganan sampah di Kabupaten Karangasem belum maksimal. Pasalnya, Dewan masih banyak menemui sampah-sampah berserakan di pinggir jalan, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini dan sangat rentan mengotori lingkungan, dan bahkan menyumbat saluran air yang dapat mengakibatkan banjir. Terkait hal itu, guna mencarikan jalan keluarnya, dewan memanggil eksekutif yang membidangi, untuk mengetahui penyebab tidak maksimalnya penanganan sampah termasuk kendala yang dihadapi. Demikian dijelaskan Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Gede Dana, S.Pd., M.Si., usai menggelar rapat kerja dengan eksekutif, Senin (24/02) 2020.

 Rapat kerja kali ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana bersama unsur pimpinan di dewan dan sejumlah anggota lainnya. Sementara pihak eksekutif dihadiri oleh  Asisten I Sekdakab Karangasem, I Wayan Purna, Kepala BPKAD, I Wayan Sujana Erawan, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Karangasem. Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana menjelaskan, rapat ini bertujuan untuk mendengarkan penjelasan eksekutif, alasan atau kendala yang dihadapi sehingga membuat tidak maksimalnya dalam menangani sampah di Kabupaten Karangasem. Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat masalah sampah sangat berhubungan dengan kesehatan dan keindahan, bahkan salah satu faktor penyebab banjir.

“Bisa dibayangkan jika sampah berserakan, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini. Selain menebar bau busuk, juga sangat mengganggu keindahan wajah kota, dan bahkan bisa menyumbat saluran grainase yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Kami ingin tahu penyebab melubernya sampah-sampah di jalanan sehingga sangat menggangu pemandangan dan sangat berbahaya jika sampai menutupi saluran air akan dapat menimbulkan banjir, maka dari itu kami memanggil pihak eksekutif yang membidangi, untuk mengetahui secara pasti penyebab kurang maksimalnya dalam melakukan penanganan sampah, sehingga bisa dicarikan solusi,” ujar Ketua DPRD Gede Dana usai menggelar rapat tersebut.

Sampah yang membludak kata Gede Dana, dapat memicu adanya bencana seperti selokan yang mampet dan dapat mengakibatkan banjir, menebar bau tak sedap yang dapat mengundang lalat yang dapat menebar penyakit, pemandangan kurang elok terlebih di kawasan yang merupakan daerah wisata. “Sampah yang membludak di jalan itu akan memberikan kesan kurang bagus terhadap wisatawan yang melintas,” tegasnya seraya menambahkan, jika anggaran yang menjadi kendalanya, maka pihaknya mendorong Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup untuk mengajukan anggaran.

Salah satu wilayah yang menjadi bahasan dewan yakni di wilayah Kecamatan Bebandem, sempat dikeluhkan oleh masyarakat karena di wilayah tersebut dekat dengan pasar dan juga banyak masyarakat umum yang datang dari jauh membuang sampah di tempat tersebut. “Kami mendorong agar segera dicarikan solusi, sehingga masalah sampah ini bisa tertangani dengan baik, dan tak ada lagi masyarakat yang mengeluh,” tutup Gede Dana. Menanggapi adanya keluhan masyarakat tersebut, Asisten I Sekdakab Karangasem, I Wayan Purna mengaku akan segera menangani masalah sampah tersebut. *** Cahayamasnews.com/Tim-02.

Facebook Comments