Bali

Dampak Mewabahnya Virus Corona, Kunjungan Wisman ke Desa Wisata Penglipuran Turun 15 Persen

BANGLI (CAHAYAMASNEWS. Sejak merebaknya  penularan Virus Covid-19 ke sejumlah negara, sangat berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan terutama wisatawan mancanegara ke sejumlah obyek wisata di Kabupaten Bangli khususnya. Demikian juga dengan jumlah kunjungan Wisman ke obyek wisata Tradisional Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli yang mengalami penurunan hingga mencapai 15 persen. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran I Nengah Moneng, Jumat (06/03/2020).

Lebih jauh Nengah Moneng mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Penglipuran saat ini didominasi wisatawan domistik. Sebelumnya wisatawan mancanegara seperti China, Australia, Korea maupun negara Eropa lainnya menduduki peringkat kedua. Menurutnyajumlah kunjungan rata-rata perhari sekitar 675 orang, nemun sejakmerebaknya  wabah virus Covid 19, jumlahkunjungan wisatawan menurun hingga 15 persen”Tapi masih banyak wisatawanberkunjung terutama  wisatawan domistik. Mereka tidak terpengaruh dengan adanya wabah virus tersebut, namun wisatawan mancanegara memang sangat sensitif terhadap virus tersebut,” ujarnya

Lebih lanjut disampaikan, penurunan kunjungan tersebut berpengaruh terhadap pendapatan dari distribusi obyek. Pihaknya berharap, pemerintah mengambil langkah-langkah agar pariwisata Bali pada umumnya tidak terpuruk. “Kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah, langkah apa yang akan dilakukan,” pintanya. Sementara ini, untuk harga tiket asing dewasa Rp.30.000 dan anak-anak Rp. 25.000. Sedangkan wisatawan domistik  dewasa Rp. 15.000 dan anak-anak Rp. 10.000. Pantauan Cahayamasnews.com di Desa Wisata Penglipuran, wisatawan domistik mendominasi hampir 85  persen terutama dari luar Bali secara rombongan dengan menggunakan bus pariwisata, sedangkan tamu mancanegara dengan menggunakan mobil roda empat lengkap dengan pemandu wisata. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments