News

Kotak Sesari Pura Dalem Kuta Raib Digondol Maling, Pelakunya Anak Dibawah Umur dan Nenek-Nenek

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Kotak sesari di Pura Dalem Kuta, yang berlokasi di Desa Belantih, Desa Adat  Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, digerayangi maling. Namun berkat kesigapan dan gerak cepat jajaran kepolisian, hanya dalam waktu yang singkat, dua pelaku pencurian berhasil diungkap yakni IGPS, (14) anak di bawah umur pelajar SMP asal Kintamani Bangli dan KS (67) seorang wanita asal Kintamani. Kasus pencurian itu dilaporkan I Putu Santosa, (60), Kepala Desa Adat Selulung, Kecamatan Kintamani Jumat (06/03/2020) dan pelaku ditangkap Minggu (08/03/2020).

Dari informasi yang didapat kronologis  kejadiannya, dimana pada bulan Januari 2020, sekitar pukul 10.00 wita, saat pelapor pergi ke Pura Dalem Kuta hendak sembahyang Jro Bayan Selamat mendapati kotak sesari yang berisi uang sudah dalam keadaan terbongkar, dan uang yang berada di kotak sesari sudah habis. Mengetahui hal tersebut, Jro Bayan Selamat menghubungi pelapor I Putu Santosa yang menjabat sebagai Kepala Desa Adat Desa Selulung. Selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Kintamani.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, SH., saat dikonfirmasi Selasa (10/3) membenarkan adanya penangkapan pencurian uang sesari di Pura Dalem Kuta yang berlokasi di Desa Belantih, Desa Adat Selulung, Kecamatan Kintamani, Bangli. Sebelum dilaporkan oleh warga pihak Kepolisian  mengetahui dari unggahan di FB,  sehingga berinisiatif memasang CCTV

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan kejadian tersebut Polsek Kintamani melakukan olah TKP dan penyelidikan di sekitar TKP serta dibentuk tim gabungan dengan Polres Bangli. Kronologis pengungkapan, sekitar pukul 15.10 wita unit Reskrim Polsek Kintamani di back up Kring Serse Kintamani dan Polres Bangli melakukan penyelidikan kasus pencurian sesari TKP Pura Dalem Kuta Desa Blantih. “Berdasarkan hasil olah TKP dan rekaman CCTV di sekitar areal Pura Dalem Kuta bahwa yang mengambil sesari (uang) adalah  kedua pelaku yakni IGPS, (14) anak di bawah umur  pelajar SMP asal Kintamani Bangli dan KS (67) seorang wanita asal Kintamani,” jelasnya.

Kemudian, dari tersangka diamankan pelaku IGPS uang tunai dari hasil curian Rp. 96.000. Selama melakukan pencurian IGPS mengaku berhasil mengambil sekitar Rp. 4 jutaan dan  uangnya sudah dibelikan seragam sekolah dan makan-makan. Dari pelaku Nenek KS mengaku berhasil mengambil sekitar Rp. 4 juta-an dan uang hasil curian digunakan untuk membayar cicilan pinjaman koprasi serta digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Kedua pelaku mengakui perbuatannya dan pelaku melakukan pencurian pada pagi hari dan dilakukan terus menerus hampir setiap 2 hari sekali,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Kintamani Kompol Made Raka Sugita mengimbau, untuk mencegah  agar tidak terjadi kejadian pencurian sesari di areal pura, maka para pengempon pura diminta untuk mekemit, dan kalau kotak uang sesari sudah banyak sebaiknya agar diambil dan disimpan di tempat yang aman, dan bahkan bila perlu pasang CCTV. “Hal ini dilakukan agar tidak ada kesempatan untuk pelaku kejahatan beraksi melakukan aksinya,” pungkas Sugita. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments