September 10, 2026
News

Depresi Masalah Perceraian, Warga Desa Ladih Pilih Mati Ulah Pati

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Lagi-lagi  diduga lantaran permasalahan rumah tangga, I Ketut Sunbagia (51) asal Banjar Jangkaan, Desa Ladih, Kecamatan Bangli, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun serangga. Meski sempat dilarikan ke RS. BMC Bangli, namun nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban meninggal, Senin (4/5) sekitar pukul 15.30.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi, Selasa (05/05/2020) membenarkan adanya kasuh bunuh diri dengan cara minum racun serangga. Dikatakan, pasca mendapatkan laporan kasus tersebut, pihaknya langsung turun melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kita telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus tersebut,” paparnya. Kronologis kejadiannya, adalah pada Minggu (03/05/2020) lalu sekitar pukul 15.00 Wita, saat sedang bertani di ladang milik korban, saksi I Ketut Kerta melihat korban tergeletak di pondok yang ada di ladang milik korban.

Melihat kejadian itu, sontak saja saksi I Ketut Kerta bergegas menghubungi saksi Ni Ketut Redani (41) sekaligus untuk meminta bantuan. Selanjutnya korban dibawa ke RS BMC Bangli, pada hari Senin (4/5/2020). “Sekitar pukul 15.30, Wita, korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RS BMC Bangli,” ujarnya. Disinggung soal motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan ulah pati (bunuh diri), kata dia, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, diduga korban depresi lantaran ada permasalahan keluarga. Dimana, korban sedang proses perceraian dengan istrinya. “Korban diduga tak mampu menghadapi persoalan keluarganya dan mengakibatkan depresi, sehingga memutuskan mengambil jalan singkat yakni mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri menenggak racun serangga,” katanya. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!