October 20, 2020
Seni dan Budaya

Upacara Mejaya-jaya Awali Pengukuhan, Organisasi dan Pengurus Dharma Satya Acarya Ashram Nusantara 2020-2025

BULELENG (CAHAYAMASNEWS). Organisasi Dharma Satya Acarya Ashram Nusantara serta para pengurus masa bhakti 2020-2025 resmi dikukuhkan melalui upacara Mejaya-jaya, mengambil tempat di Jeroan Pura Jagat Nata, Buleleng Selasa (05/05/2020). Upacara tersebut dipimpin langsung Pemangku Pura Agung Jagat Nata, Jero Mangku Made Astika. Upacara Mepiuning dan pengukuhan/Mejaya-jaya dihadiri oleh Penasehat sekaligus Pembina Bapak DR.Putu Bagiada,MM., beserta Dewan Pendiri Ketut Subaga,SH., yang juga selaku Ketua Umum, serta Nyoman Suarta,SE., selaku bendahara umum, dan undangan lainnya.

Jro Putu Bagiada,MM., dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya upacara Mepiuning dan Pengukuhan/Mejaya-jaya ini  untuk mengesahkan terbentuknya organisasi ini serta menyucikan dan  mensosialisasikan para pengurus yang baru saja terbentuk, disamping sebagai ajang silahturahmi di antara para pengurus.

Di sela sela kegiatan, Sekretaris Jendral I Gede Armadayasa yang akrab dipanggil Armada Lovina ini mengatakan, bahwa Dharma Satya Acarya Ashram Nusantara ini bersifat mandiri, kekeluargaan, transformatif, inspiratif dan aspiratif. Lebih lanjut dijelaskan, bahwasannya organisasi ini adalah merupakan sebuah wadah untuk memperdalam dan sekaligus meningkatkan penghayatan spiritual keagamaan dan pengamalannya, pendidikan ilmu kerohanian dan pelestarian adat budaya leluhur Nusantara.

“Tujuan dibentuknya organisasi ini adalah sebagai wadah untuk memperdalam dan sekaligus dalam rangka meningkatkan penghayatan bidang spiritual keagamaan dan pengamalannya, pendidikan ilmu kerohanian serta sebagai pelestarian adat budaya leluhur Nusantara,” ujar Gede Armadayasa seraya menjelaskan bahwasannya anggota yang bergabung sebagian besar para pemangku serta penekun spiritual yang konsen dengan kerohanian dan pelestarian budaya.

Ditambahkan, hingga dikukuhkan jumlah anggota berjumlah 58 orang. Menurutnya, jumlah anggota masih berkembang, mengingat setelah pengukuhan ini akan terus dilakukan pergerakan ke seluruh kabupaten/kota di Bali. “Program fokus daripada organisasi ini adalah dibidang spiritual keagamaan dan kerohanian, penyelenggaraan pasraman (pendidikan ilmu kerohanian) serta pelestarian adat budaya leluhur Nusantara, sehingga tetap ajeg dan lestari,” katanya. ***

Biodata Organisasi:

Alamat Sekretariat : Puri Celukbuluh, Lovina, Singaraja, Buleleng, Bali.

Dewan Pendiri: Putu Bagiada, MM., Ketut Subaga,SH., I Gede Armadayasa, Nyoman Suarta,SE., dan Ketut Ginantika.

Jumlah Anggota: 58 orang terdiri dari:

Penasehat/pembin I : (Bpk DR. Putu Bagiada MM)

Pengurus Harian Pusat: 10 orang

Divisi-divisi : 20 orang dan 27 (3 orang pengurus di masing-masing kecamatan).

*** Cahayamasnews.com/Andi-Tim.

Facebook Comments