September 10, 2026
News

Terbanyak Di Bali, Positif Covid-19 di Bangli Tembus 70 Kasus

BANGLI (CAHAYAMANEWS). Perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Bangli sangat mengkhawatirkan. Betapa tidak  dengan bertambahnya 8 orang. Semuanya tanpa gejala, tiga di antaranya tranmisi lokal. Ketiganya satu Banjar Umanyar, Desa Tamanbali, Bangli, hasil traking kasus tukang sun.Sedangkan lima kasus baru lainnya  adalah pekerja migran Indonesia(PMI) asal tiga kecamatan yakni Susut,Kintamani dan Bangli. 

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi  Minggu (10/05/2020) mengungkapkan, sesuai dengan laporan Dinkes Kabupaten  Bangli tentang perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Bangli disampaikan bahwa jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Bangli sebelumnya berjumlah 62 kasus, mengalami penambahan lagi 8 sehingga sampai kini sudah mencapai 70 orang. Tiga kasus tranmisi lokal berdasarkan hasil penelusuran kasus positif tukang suwun di Pasar Kidul Bangli. Dua dari Umaanyar, Desa Tamanbali (lokal) 1 dari Banjar Sala Desa Abuan (PMI) dan 1 dari Banjar Kendal, Desa  Songan, Kintamani (PMI). Untuk kasus Uma anyar adalah kasus transmisi lokal hasil tracking dari kasus tukang suwun dan anaknya.

Hal ini diketahui setelah pelaksanaan rapid test terhadap 23 orang kontak erat dengannya Pada  pelaksanaan rapid  test pertama hasilnya negatif. Kemudian  pelaksanaan rapid ke 2 pada tanggal 29 April lalu hasilnya 2 reaktif, dilanjutkan dengan pelaksanaan swab hasilnya  keduanya positif. “Penambahan kasus positif lagi 4 yaitu 1 dari Umaanyar (lokal) 1 dari Banjar  Abuan Kangin (PMI) 1 dari  Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali (PMI) dan 1 dari Banjar Tandangbuana, Desa Batur Kintamani (PMI),” ujarnya. Sementara untuk tingkat kesembuhan disampaikan juga bertambah satu orang. “Penambahan pasien yang sembuh satu orang dari Serokadan, Desa Abuan,” ungkap pejabat asal Desa Demulih, Susut ini. Dengan demikian, secara rinci disampaikan dari total akumulasi warga Bangli yang terpapar corona sebanyak 70 kasus, 30 masih menjalani perawatan dan sebanyak 40 orang sudah dinyatakan sembuh.

Lanjut disinggung Kabupaten Bangli kini menempati jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Bali, pihaknya tidak membantahkan. Kata Dirgayusa, banyaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli salah satu faktornya karena banyaknya jumlah PMI di Bangli. Selain itu, saat ini di Kabupaten Bangli juga memiliki program tracking PMI secara menyeluruh agar target penuntasan wabah Covid-19 lebih cepat dilakukan. “Target pak Kasatgas, temukan pasien positif secepat mungkin. Semakin cepat ditemukan, maka semakin cepat upaya penanggulangan bisa dilakukan, agar penyebarannya tidak semakin meluas,” ungkapnya. Dalam hal ini, pihaknya juga terus mewanti-wanti masyarakat seluruh Bangli untuk tetap disiplin dalam menjalankan semua imbauan pemerintah guna bisa segera memutus rantai penyebaran corona di Bangli,” pungkasnya.

*** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!