
Anggaran di Dinas PUPR Nol, Warga Bergotong-royong Tambal Jalan Berlubang dengan Dana Swadaya
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Kondisi ruas jalan di Kabupaten Karangasem tepatnya jalur Perempatan Abang menuju Dusun Waliyang, Tiyingtali dan Belong Karangsem, kini dikeluhkan warga setempat akibat banyak yang berlubang. Kondisi ini sangat membahayakan bagi pengedara sepeda motor, terutama saat malam hari, sehingga sering menyebabkan kecelakaan. Dengan kondisi tersebut akhirnya warga berinisiatif bergotong-royong menambal lubang-lubang ruas jalan tersebut, untuk keamanan dan keselamatan pengebdara. Terkait hal itu, Dinas PUPR mengaku belum bisa berbuat banyak akibat tidak ada anggaran.
Terkait Warga Dusun Waliyang bergotong-royong menambal jalan yang berlubang itu dibenarkan oleh Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana. “Memang benar pada hari Minggu kemarin warga Dusun Waliyang, Desa Abang bergotong-royong melakukan penambalan ruas jalan yang berlubang tersebut secara swadaya. Hal itu dilakukan karena warga prihatin dan tak mau lebih banyak memakan korban akibat kondisi tersebut. Semua dilakukan demi keamanan dan keselamatan para pengendara yang melitas di jalan tersebut,” ujarnya.
Dikatakan jalan tersebut adalah jalan kabupaten, tapi belum ada perbaikan. Mungkin karena kondisi pandemic ini, sehingga belum bisa dilakukan perbaikan,” ungkap Sutirtayana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kab. Karamgasem, I Nyoman Sutirtayasa, ST., MT., saat dikonfirnasi Senin (31/8/2020), mengatakan, bahwasannya ruas jalan yang kondisi berlubang tersebut masuk dalam agenda pemeliharaan rutin, dan itu ada di bidang bina marga. “Memang per-kecamatan telah dimasukkan dalam pemeliharaan rutin jalan. Namun karena ada pandemic, sehingga tidak bisa dilakukan pemeliharaan dimaksud.
Akibat pandemic covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir membuat anggran untuk peneliharaan rutin di Bina Marga dinolkan. Artinya, untuk tahun ini, sama sekali tidak ada pekerjaan fisik, termasuk pemeliharan – pemeliharaan rutin dimaksud,” ujar Sutirtayasa. Bidang Bina Marga di PUPR kata Sutirtayasa ada 4 program yakni, Peningkatan Jalan, Pembangunan jalan, Pemeliharaan Berkala, dan Pemeliharaan Rutin. Nah penambalan jalan berlubang masuk di program pemeliharaan rutin.
“Anggaran di PUPR yang sudah refokusing sebesar Rp. 122 miliar untuk penanganan Covid-19,” ujarnya. Sementara di tahun 2021 pihaknya menyebut jika anggaran belum terakomodir, alias masih nol rupiah. Sehingga belum bisa dipastikan. “Pada APBD 2021 hanya dislot Rp. 900 juta, dan itu hanya digunakan pada kegiatan rutin. Nanti dibagi ke tugas fungsi pada lima bidang, yakni penataan ruang, PPL Sumber Daya Air, di bidang Bina Marga dan Bintek,” ujarnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.









Facebook Comments