January 26, 2021
Pendidikan

Cegah PTM Jadi Klaster Baru, Kodim 1626 Bangli Minta Sekolah Perketat Prokes

BANGLI (CAHAYAMASNES.COM). Guna memastikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berjalan aman sesuai Protokol Kesehatan (Prokes), Kodim 1626/Bangli meminta agar masing-masing sekolah yang melaksanakan PTM memperketat penerapan Prokes. Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana dikonfirmasi usai melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah, Selasa (05/01/2021)  mengatakan pandemi Covid 19 saat ini potensinya  masih sangat tinggi di Bangli. “Kita berharap  dengan dilaksanakan PTM tidak terjadi kluster baru di wilayah Bangli,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, berkaitan dengan pelaksanaan PTM ini, Putu Suwardana meminta pihak sekolah memperketat penerapan Prokes di masing-masing sekolah. Memang dari pemantauannya, pihak sekolah sudah menyiapkan sarana prasaran penunjang protokol kesehatan seperti menyediakan wasteful untuk cuci tangan, menyiapkan APD serta membatasi jumlah kehadiaran siswa untuk mencegah kerumunan. “Dari pemantauan kita sarana prasarana sekolah sudah lengkap, tinggal pendisiplinan pemanfaatanya kepada siswa oleh para guru,” tegasnya.

Pihaknya sudah memerintahkan para Danramil di masing-masing kecamatan untuk bersinergi dengan Muspika setempat melaksanakan monitoring kegiatan di wilayah. Seperti yang dilaksanakan hari ini Muspika Kintamani yang terdiri dari Camat Kintamani, Danramil 1626-04/Kintamani dan Kapolsek Kintamani melaksanakan monitoring kegitan PTM di SMP N 1 Kintamani.

Dipihak lain, Kepala sekolah SMPN 1 Kintamani I Wayan Ariana  mengatakan, bahwa sebelum pelaksanaan PTM pihaknya sudah menyiapkan Prokes sesuai anjuran pemerintah. Apabila dalam pengecekan ada siswanya yang tidak memenuhi standar kesehatan terutama pada pengecekan suhu tubuh maka yang bersangkutan akan dipulangkan. “Kalau ada siswa yang sakit atau suhu tubuhnya tinggi kita minta untuk istirahat di rumah,” ucap Ariana.

Dijelaskan pada pelaksanaan PTM di sekolahnya dilaksanakan dengan menghadirkan siswa secara terbatas. Pelaksanaan di bagi menjadi 2 sip, yaitu sip pagi dari pukul 08.00 wita  – 11.00 wita sedangkan sip siang pukul 12.00 wita – 13.00 wita. “Selain itu siswa yang tidak melaksanakan PTM tetap melaksanakan daring dan bagi yang tidak memiliki HP pihak guru mendatangi ke rumahnya,” ucapnya. *** Cahayamasnews.com-Agung Natha.

Facebook Comments