January 26, 2021
News

Para Guru Keluhkan Tunjangan Sertifikasi Ngadat, Kadisdik Pastikan Kekurangannya Dibayar pada Triwulan Pertama

BANGLI (CAHAYAMASNES.COM). Sejumlah guru di Kabupaten Bangli mempertanyakan kekurangan tunjangan sertifikasi mereka pada triwulan ke empat tidak cair lagi satu bulan tersebut tidak bisa dibayarkan, dan apakah nanti mereka akan mendapatkan hak mereka pada bulan berikutnya. Seperti yang disampaikan salah seorang guru asal Kintamani  yang namanya enggan disebut, saat dihubungi Rabu (13/01/2021)  tidak menampik kalau tunjangan sertfikasi mereka lagi satu bulan  tidak mereka terima. Mereka tidak tahu persis kenapa tunjangan sertifikasi yang merupakan haknya  belum dibayar lagi satu bulan.

“Kita harap pemerintah memberikan kepastian, kenapa hal itu tidak bisa dicairkan, dan apakah nanti kita  tahun ini akan mendapatkan hak kita itu,” tanyanya. Hal serupa juga diungkapkan salah seorang guru asal Tembuku. Dia menyebutkan, sebelumya para guru diberikan pilihan dibayar full tiga bulan, akan tetapi tidak semua mendapatkan. Diberikan pilihan seperti itu, para guru memilih dua bulan saja, agar semua bisa menikmati. “Kita juga heran kenapa pembayaran tunjangan sertifikasi ini selalu bermasalah pada pencaiaran triwulan keempat. Padahal tunjangan ini didanai oleh pusat,” ujarnya.

Kadisdik  Bangli I Nengah Sukarta, saat dihubungi mengakui hal tersebut, kata dia, berkaitan dengan kekuarangan itu sejatinya pihaknya telah mengajukan permohonan penambahan  ke pusat. Namun belum juga dikucurkan. Karenannya, pihaknya sempat menawarkan pilihan, apakah dibayar full namun ada yang tidak menikmati. Apa dibayarkan dua bulan, dan semua menikmati. “Kalau ada yang menikmati dan tidak, ini akan menimbulkan masalah. Makanya, kita putuskan membayarkan 2 bulan saja, biar adil,” ucapnya..

Dijelaskan pula, pihaknya memastikan kalau kekurangan ini akan dibayarkan tahun 2021, pada triwulan I. Pasalnya, sertifikasi ini adalah hak mereka jadi tentu akan dibayarkan oleh pusat. “Transfer dari pusat memang ada kekurangan,” jelasnya. Terkait kendala yang menyebabkan terjadi kekurangan tersebut, jelas dia, karena  pengajuan amprah setiap tahun terus mengalami perubahan. Ini disebabkan, lantaran  setiap tahun ada guru yang naik pangkat, jadi gaji mereka tentu berubah dan tunjangan sertfikasi mereka juga mengalami perubahan.

“Kita harap kucuran pusat segera turun sehingga mereka bisa menikmati hak-haknya. Dalam hal ini sudah kita sosialisasikan ke sekolah-sekolah. Pihaknya sudah mengusulkan ke pusat kekurangan tersebut akhir bulan Oktober tahun lalu. “Walaupun ada sisa anggaran tidak mencukupi untuk semua guru, makanya kita usulkan kekuranggannya agar serentak bisa menerima kekurangan untuk bulan Desember pada triwulan pertama tahun 2021,” katanya. Lanjut disampaikan, dimohon bagi para guru yang belum menerima  kekurangan pembayaran sertifikasinya untuk bulan Desember untuk bersabar,” harapnya. *** Cahayamasnews.com-Agung Natha.

Facebook Comments